Terkena PHK, Pasutri Penjual Es Tebu Tak Menyerah dan Sekolahkan Anak ke Jepang, Ini Kisahnya

Meski kini air tebu dagangannya kian mengalami penurunan, namun Sularno merasa puas telah membiayai kedua anaknya hingga sarjana.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Sularno (63) dan Suyati (60) selaku penjual es tebu di bilangan Bintaro, Jakarta Selatan. 

Sularno mengaku dulu saat memulai bekerja sebagai seorang penjual air tebu.

Dagangannya acapkali ludes terbeli bahkan tokoh pesohor pun pernah mencicipi air tebu itu.

"Tantowi Yahya pernah membeli dagangan saya. Beliau tanya memang apa yang membuat tebu saya alami. Saya jawab lebah-lebah yang hinggap di sekitaran dagangan saya menandakan tebu ini alami. Karena lebah enggak pernah bohong," ujarnya seraya tertawa.

Meski kini air tebu dagangannya kian mengalami penurunan, namun Sularno merasa puas telah membiayai kedua anaknya hingga sarjana.

"Ya kalau dibilang saya dagang buat saya sama istri saya. Anak saya meski lulus sarjana masih berjuang bekerja untuk diri mereka. Engga apa apa. Saya puas telah menyekolahkan mereka hingga lulus," kenangnya terharu.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved