Evaluasi Minggu Pertama Ganjil Genap, Kepala BPTJ Bilang Percepatan Kendaraan Sudah Mulai Meningkat

"Terkait dengan manajemen rekayasa lalu lintas kan di dalamnya ada ganjil genap. Jadi saya laporkan tadi dengan ganjil genap kita sudah mengevaluasi,"

Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Suci Febriastuti
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono di Balaikota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono sudah mengevaluasi terhadap kebijakan ganjil genap yang diberlakukan di beberapa ruas jalan arteri DKI Jakarta.

"Terkait dengan manajemen rekayasa lalu lintas kan di dalamnya ada ganjil genap. Jadi saya laporkan tadi dengan ganjil genap kita sudah mengevaluasi," ujar Bambang di Balaikota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Mayat Perempuan yang Tinggal Tulang Belulang di Pinggir Tol Penjaringan Diduga Korban Tabrak Lari

Bambang mengatakan jalan yang terdampak ganjil genap masih belum steril, misalnya di tanggal genap kendaraan berplat ganjil masih melintas di kawasan yang dilakukan rekayasa lalu lintas.

Oleh karena itu minggu pertama pemberlakukan ganjil genap, pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada para pengendara.

Dinding Jembatan Lestari di Cilincing Mulai Dibenahi Jelang Asian Games

"Karena minggu pertama ini kan bagian dari sosialisasi jadi memang belum steril tapi percepatan sudah mulai meningkat, sama seperti waktu kita menerapkan ganjil genap di Japek (Jakarta-Cikampek). Minggu pertama itu masih belum steril. Misalnya tanggal genap. Masih campur mereka ada plat ganjilnya," jelasnya.

Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa sedikit demi sedikit pengendara roda empat sudah mulai menaati kebijakan tersebut.

Perancis Hanya Menang Sekali Hingga Antoine Griezmann yang Ternyata Setengah Uruguay

"Tapi dari hari kemarin sudah mulai tertib dan teratur. Pas tanggal genap mobil ganjil sudah enggak ada tapi tidak terlalu signifikan," ujarnya.

Mulai pekan depan pihaknya sudah melakukan peringatan kepada pengendara roda empat untuk mengatur pola perjalanannya masing-masing.

"Oleh karena itu, minggu depan kita sudah mulai melakukan peringatan-peringatan supaya masyarakat harapannya kan minggu ini sudah mulai aware dan tahu dan mereka sudah tahu pola perjalanannya masing-masing," kata Bambang.

Selain mengurai kemacetan, ia juga menargetkan untuk menurunkan gas buang karbon dioksida serta termperatur wilayah DKI Jakarta.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved