Cek Kesehatan UIN Jakarta Berbayar Ramai Diperbincangkan, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Feni juga menyebutkan harga 120 ribu itu memudahkan calon mahasiswa baru, karena lebih murah dibandingkan dengan rumah sakit lainnya

Cek Kesehatan UIN Jakarta Berbayar Ramai Diperbincangkan, Ini Penjelasan Pihak Kampus
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Cek kesehatan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, belakangan ini menjadi perbincangan di media sosial, terutama di akun official UIN Jakarta: @uinjktofficial.

Pasalnya, di akun tersebut, sang admin memposting syarat pelampiran hasil cek kesehatan yang meliputi; pemeriksaan narkoba, rontgen thorax dan fisik atau buta warna.

Di postingan tersebut juga tertulis "Pemeriksaan dapat dilakukan di rumah sakit (RS) mana saja juga di Rumah Sakit UIN dengan harga khusus."

Admin juga melampirkan harga khusus cek kesehatan di RS UIN itu seharga Rp 120.000.

Sampai pukul 12.24 WIB, Senin (9/7/2018), postingan tersebut mendapat 665 komentar yang kebanyakan mempertanyakan biaya cek kesehatan itu dan berbeda dengan tahun sebelumnya yang gratis.

Tidak sedikit juga dari komentar itu yang mengaitkan biaya tersebut dengan pungutan yang dilarang dalam SK Keputusan Menteri Agama nomor 211 tahun 2018 tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Pada surat keputusan itu, di poin enam tertulis pihak kampus keagamaan negeri dilarang meminta pungutan lain selain UKT ke mahasiswi baru.

8 Kali Beraksi dan Intai Korban Sejauh 3 Km, Ini Fakta Penjambret Penumpang Ojol di Cempaka Putih

Hal itu seperti yang dipertanyakan akun @agung_ashar, "Bukannya dalam peraturan mahasiswa baru tidak ada pungutan selain UKT? Ini kok bayar."

Pihak hubungan masyarakat (Humas) UIN Jakarta, Feni Arifiani, memberikan keterangan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan itu wajib bagi setiap calon mahasiswa UIN Jakarta.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved