Tes Kesehatan di UIN Jakarta Bayar Rp 120 Ribu, Senat Mahasiswa Menuntut Digratiskan

Pada unggahan tersebut, tertera juga harga khusus yang diberikan Rumah Sakit (RS) Syarif Hidayatullah seharga Rp 120.000.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru di UIN Jakarta, Senin (9/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Senat Mahasiswa (Sema) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, menolak pemberlakuan biaya tes kesehatan bagi calon mahasiswa baru.

Hal itu berdasarkan rilis yang disampaikan Sema UIN Jakarta kepada TribunJakarta.com pada Selasa (10/7/2018), terkait tes kesehatan berbayar itu.

Sama-sama Kalah di Pilkada, Pasangan Asyik Pilih Jadi Caleg, Pasangan Sudirman-Ida Ambil Jalan Lain

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, UIN Jakarta baru tahun ini memberlakukan tes kesehatan berbayar seharga Rp 120.000, tidak seperti tahun sebelumnya.

Melalui akun Instagram UIN Jakarta, @uinjktofficial, pihak kampus mengumumkan hasil tes kesehatan merupakan persyaratan wajib calon mahasiswa UIN Jakarta.

Pada unggahan tersebut, tertera juga harga khusus yang diberikan Rumah Sakit (RS) Syarif Hidayatullah seharga Rp 120.000.

Densus Amankan Buku Jihad Saat Penggeledahan di Rumah Terduga Teroris S, Begini Penjelasan Istri

Sema menganggap hal itu membebankan calon mahasiswa baru. Melalui ketuanya, Ahmad Murhadi, menerangkan meskipun sudah menggunakan sistem pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), Sema meminta pihak kampus menanggung seluruh biaya tes kesehatan calon mahasiswa.

Diketahui dengan sistem UKT, calon mahasiswa hanya boleh dipungut biaya UKT untuk masa studinya. Sedangkan biaya tes kesehatan merupakan biaya di luar masa studi.

Namun pada tahun 2017, saat sistem pembayaran kuliah sudah menggunakan UKT, pihak kampus mau menanggung biaya tes kesehatan.

"Menolak dengan tegas pembayaran pemeriksaan kesehatan bagi mahasiswa baru karena membebankan kembali pihak mahasiswa baru yang telah membayar UKT," terang Sema UIN Jakarta pada rilisnya.

Kata Istri, Terduga Teroris di Kemayoran Hanya Satpam Biasa dan Nyambi Ojek Online

"Menuntut pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk memberlakukan kembali pemeriksaan kesehatan gratis bagi mahasiswa baru dan anggaran pemeriksaan kesehatan sudah termasuk ke dalam UKT karena kami belum mendapat penjelasan yang lebih rasional terkait kebijakan ini," lanjut tuntutnya.

Selain dua tuntutan di atas, Sema juga meminta kepada admin Instagram UIN Jakarta untuk menghapus postingan tentang biaya tes kesehatan.

Sema juga meminta rektorat untuk menjaga supremasi mahasiswa, dan Sema UIN Jakarta mengajak seluruh elemen untuk menolak kebijakan tes kesehatan berbayar itu.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved