Fakta Ledakan di Kebayoran Baru: Kronologi, 2 Orang Luka-luka dan Beradius Hingga 30 Meter
"Mereka memang mencoba untuk melarikan diri, lukanya terjadi saat ledakan. Banyak pecahan beling," bebernya.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muhammad Zulfikar
Indra menuturkan, tiga saksi yang merupakan penjaga di kantor tersebut, berada di lantai tiga ketika ledakan tersebut terjadi.

Sehingga, ketiga saksi tersebut tidak mengalami luka berat, dan hanya sedikit mengalami luka ringan saja.
Begitu juga dengan kedua pedagang yang berada di depan ruko ketika terjadi ledakan, Indra mengatakan keduanya hanya mengalami luka ringan.
"Lima saksi tersebut tidak mengalami luka berat dan hanya luka ringan saja, usai diperiksa langsung dipersilahkan pulang," ujar Indra.
5. 2 orang luka-luka
Kombes Indra Jafar mengatakan, tak ada korban jiwa dan korban yang dirawat atas peristiwa itu.
Meski demikian, terdapat dua orang yang mengalami luka-luka.
"Tidak ada korban jiwa, dan korban ledakan enggak dirawat. Tadi pagi pun sudah jalan dua orang. Dia ingin lihat juga dagangannya. Pedagang minuman botol," terang Indra.
Kedua korban dipastikan hanya mendapat luka ringan.

"Mereka memang mencoba untuk melarikan diri, lukanya terjadi saat ledakan. Banyak pecahan beling," bebernya.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, korban mengalami luka di kaki.
"Lukanya di kaki tetapi sudah diobati dan sekarang pun tidak apa apa," tegasnya.
• Raih Gelar Doktor di Rusia dan Terbitkan Lebih dari 20 Buku, Adik Pramoedya Toer Kini Jadi Pemulung
6. Ledakan beradius hingga 30 meter
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar menyatakan, radius ledakan hingga berjarak 30 meter.
"Iya, radius ledakan dari tabung gas berukuran 12 kilogram itu hingga 30 meter," ucap Indra di Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).
Untuk itu, Indra mengatakan pihaknya memasang garis polisi berjarak 30 meter dari radius ledakan.