Tidak Ada Pembicaraan Khusus saat Jokowi Bertemu TGB di Acara Bela Negara Nasdem

Jokowi mengaku hanya menanyakan kabar keluarga TGB di Nusa Tenggara Barat (NTB)

Editor: Muhammad Zulfikar
YouTube
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Madji bertemu di acara akademi bela negara yang diselenggarakan Partai Nasdem di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Tidak ada pembicaraan khusus saat keduanya bertemu.

Jokowi mengaku hanya menanyakan kabar keluarga TGB di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pertemuan di depan publik ini merupakan yang pertama kali semenjak nama TGB disebut sebut masuk ke dalam bursa calon wakil presiden Jokowi pada pemilihan presiden 2019.

Selepas acara, Jokowi dan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh turun dari ruangan di lantai dua. TGB menunggu di ruang makan lantai bawah. Pertemuan keduanya pun berlangsung di ruangan tersebut.

"Ya bicara banyak. Nanti tanyakan saja ke Tuan Guru Bajang langsung. Jangan ke saya," ujar Jokowi saat ditanya oleh wartawan.

Orang nomor satu di Indonesia itu awalnya bertanya soal kabar keluarga TGB. Selain itu, Jokowi juga berencana melaksanakan kunjungan kerja ke NTB. Ia memberitahukan terlebih dahulu rencana ini kepada TGB.

Nasdem Daftarkan Sejumlah Artis Jadi Bacaleg Pemilu 2019

"Enggak ada pembicaraan khusus, biasa biasa. Ya beliau sudah agak lama enggak ketemu, sehingga menyampaikan mungkin beliau mau ke NTB," ujar TGB.

Presiden Joko Widodo sempat menyebutkan sejumlah nama masuk ke dalam bursa calon wakil presiden pendampingnya pada pemilihan presiden 2019 mendatang. Jokowi mengkonfirmasi beberapa nama yang disebut para jurnalis.

Beberapa nama yang dimaksud, yakni Mahfud MD, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Madji hingga Airlangga Hartarto.

Awalnya para jurnalis meminta tanggapan Jokowi soal sosok Mahfud. Jokowi menjawab, "sangat bagus, sangat bagus." Jokowi ditanya lagi, apakah nama Mahfud masuk ke dalam bursa cawapresnya. Jokowi menjawab, "masuk, masuk."

Kemudian jurnalis bertanya, apakah Gubernur NTB TGB Zainul Madji masuk ke dalam pertimbangannya sebagai cawapres. Jokowi kembali menjawab, "masuk, masuk."

Demikian pula saat jurnalis bertanya apakah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga masuk ke dalam bursa cawapresnya. Jokowi menjawab sambil tersenyum, "oh iya masuk." Kebetulan, saat itu, Airlangga tepat berada di samping Jokowi. Mendengar pernyataan Jokowi itu, Airlangga tertawa.

Dalam kesempatan sebelumnya, Jokowi juga mengonfirmasi nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sebagai salah satu orang yang juga masuk ke dalam bursa cawapresnya. Saat ini, Jokowi masih menggodok siapa yang akan mendampinginya untuk maju dalam pertarungan perebutan kursi RI 1 2019 mendatang.

Nafa Urbach dan Tessa Kaunang Tidak Akan Berhenti Sebagai Artis Jika Terpilih Jadi Caleg

"Sekali lagi saya sampaikan, masih digodok, biar matang. Kalau matang, nanti enak. Belum matang kok dikeluarkan, gimana sih," ujar Jokowi.
Sementara itu dalam pidatonya di acara kuliah umum pendidikan Bela Negara Partai Nasdem, Presiden Joko Widodo menilai tantangan terbesar bangsa Indonesia di dalam negeri yaitu menghilangkan paham paham radikalisme dan intoleransi di masyarakat.

"Apa ancaman yang kita hadapi di dalam negeri, radikalisme itu tantangan besar kita, intoleransi tantangan besar kita ke depan, terorisme tantangan besar kita, korupsi tantangan besar saat ini maupun ke depan," papar Jokowi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved