Konten YouTube Pribadinya Jadi Sorotan, Boy William: Berat Bos!

Boy William menjelaskan jangan menaruh pujian, yang dia artikan sebagai tekanan, terlalu besar padanya terkait konten yang dibuatnya.

Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Wahyu Aji
Instagram
Boy William (kiri) Deddy Corbuzier (kanan)/kolase Instagram @boywilliam17 

"Akhirnya dengan beberapa kesepakatan, dengan televisinya juga berbaik hati lah, 'oke lanjutkan acara ini, masih ada penontonnya'. Akhirnya kembali (mandu) acaranya. Mulai dari sana gue dilibatkan," ungkap Deddy.

"Jadi gue menentukan bintang tamunya. Bintang tamu dipilihkan, cuma gue yang (menentukan) 'gue nggak mau orang ini' (atau) 'oke, orang ini oke'," sambung Deddy.

Diterpa Isu Negatif, Simpatisan Partai Hanura Tolak Pedangdut Siska Dewi Jadi Caleg

Ia pun memberi contoh beberapa seleb yang namanya sudah cukup moncer di media massa namun menurutnya tak memberi dampak signifikan jika ditayangkan di acaranya.

"Gue nggak ada masalah pribadi dengan dia. Gue hanya merasa bahwa acara gue bukan panggungnya dia," jelas Deddy.

Lebih lanjut Deddy menjelaskan jika mengundang bintang tamu yang ia contohkan tersebut akan merusak kesan acaranya.

"Acara gue jadi alay," ujar Deddy.

Tak hanya merasa jadi alay, ia bahkan merasa harus bertanggung jawab pada penonton dan anaknya yang jelas menonton acara yang dipandunya.

"Karena gini boy. Gue tahu ketika gue ngundang dia, rating gue jadi tinggi. Tapi gue punya tanggung jawab buat penonton gue. Gue punya tanggung jawab buat anak gue. Gue nggak mau acara gue jadi sampah," papar mantan suami Kalina Oktariani ini.

Berbincang Bersama Atlet Asian Games, Deddy Corbuzier: Miris! Kotanya Bagus, Atletnya Kurang Gizi

Ia bahkan berani menegaskan untuk tidak masuk ke panggung orang-orang yang ia anggap alay.

"Di lain sisi, gue juga nggak akan ke panggung mereka juga," jelas Deddy.

Bagi Deddy, konten sebuah acara bincang-bincang itu itu harus dilihat dari kualitas pembicaraan yang akan dibangun.

Bukan berdasarkan hubungan teman dekat, rating, ataupun penilaian subjektif terhadap orang tersebut.

"Sekarang gini ya. Secara personal gue suka sama lo. Tapi kalau nggak ada yang mesti diangkat dari lo, gue mau ngundang lo ke acara gue. Kita mau ngomongin apa?" tanya Deddy pada Boy.

Senada dengan Deddy, Boy pun mengaku jika menjadi pembuat konten, hal itulah yang harus diutamakan. (*)

Percakapan ini sudah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.

Video bisa disaksikan di sini:

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved