Lalu Lintas Arteri Tidak Terlalu Berpengaruh Selama Penutupan Lajur di Tol Jakarta Cikampek

"Soal pengalihan kendaraan ke jalan arteri tidak ada, normatif saja lihat kondisi jalan dan lapangan. Setiap ada kemacetan ya disitu ada polisi," kata

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Proyek pemasangan Steel Box Girder di KM 18 Jalan tol Jakarta Cikampek 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Arus lalu lintas di jalur arteri tidak terpengaruh penutupan sebagian lajur Tol Jakarta Cikampek imbas pemasangan steel box girder pada Selasa, 17 Juni 2018

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Herry Sulistaidi mengatakan, untuk penanganan arus lalu lintas selama penutupan lajur di jalan tol Jakarta Cikampek pihaknya tidak melakukan antisipasi khusus.

"Antipasi ya mengatur biasa aja, malam itu kan tidak terlalu ramai," kata dia kepada TribunJakarta.com, Rabu, (18/7/2018).

Fahri Hamzah Tak Maju Pileg 2019: Jawab Soal PKS Hingga Rumor Pindah Partai dan Merapat ke Jokowi

Ia mengaku tidak menyiapkan penambahan personil selama proses penutupan lajur yang berdampak adanya pengalihan arus kendaraan dari tol ke jalur arteri.

"Personil sesuai penempatan saja seperti biasa, enggak ada penambahan. Penutupan juga tidak terlalu panjang masih tersisa lajur di jalan tol tidak ditutup semua," katanya.

Sementara itu, AKBP Heru Purnomo Kasat Lantas Polres Metro Bekasi wilayah hukum Bekasi Kabupaten mengatakan, pengaturan lalu lintas dilakukan normatif melihat situasi lapangan.

Penjual Arum Manis Masih Bertahan Lestarikan Jajanan Tempo Dulu

"Soal pengalihan kendaraan ke jalan arteri tidak ada, normatif saja lihat kondisi jalan dan lapangan. Setiap ada kemacetan ya disitu ada polisi," kata Heru.

Heru menambhakan, penutupan sebagaian lajur di jalan tol Jakarta Cikampek tidak terlalu berpengaruh pada arus lalu lintas di jalan arteri.

"biasa-biasa saja. Kalau ada kemacetan disana ya polisi hadiri, ada trouble kita hadir. Kita kan selalu komunikasi dengan Jasa Marga dan PJR," ujarnya.

Proses commissioning atau kegiatan pemeriksaan pengujian instalasi pemasangan erection steel box girder yang dilakukan pada Rabu (17/7) pukul 21.00 hingga Kamis (18/7) pukul 05.00 WIB, menunjukkan pemetaan ruang kerja yang diperlukan selama proses pengangkatan steel box girder.

Sebanyak empat lajur, masing-masing dua lajur ke arah Cikampek dan dua lajur ke arah Jakarta terpaksa ditutup sepanjang 200 meter. Kondisi lalu lintas pada saat proses pemasangan terjadi kepadatan namun masih bisa berjalan.

Kegiatan pemasnagan steel box girder menggunakan metode launcher gantry akan Terus berlanjut dan dilakuka secara berkala serta parelel, hingga ditargetkan rampung pada Desember 2018.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved