Ganjil Genap

Sejumlah Pengendara Masih Bingung Pemberlakuan Ganjil Genap

Tiga pekan setelah uji coba perluasan ganjil genap, sejumlah pengendara masih terlihat kebingungan.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Polisi mengarahkan pengendara mobil yang melanggar kebijakan ganjil genap untuk mengambil jalur alternatif. Foto di ambil di simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORA - Tiga pekan setelah uji coba perluasan ganjil genap, sejumlah pengendara masih terlihat kebingungan.

Pantau TribunJakarta.com di simpang Pancoran, terlihat sejumlah pengendara bingung karena diberhentikan polisi.

"Loh saya kenapa pak? Sepertinya saya tidak melanggar pelaturan," ujar pengendar mobil Honda Brio bercat merah, Rabu (8/7/2018).

Seorang petugas kepolisian menjelaskan alasan memberhentikannya.

"Sudah tidak bisa ke arah Kuningan lagi. Mbak harus cari jalan alternatif lain, tidak bisa lewat Gatot Subroto," petugas tersebut menjelaskan.

Akhirnya wanita yang akan menuju kantornya di Mampang tersebut diarahkan petugas melalui jalan alternatif.

Pengendara bernama Erwin sampai turun dari kendaraanya dan menghampiri petugas kepolisian yang berada di depan pos polisi fly over Pancoran untuk meminta penjelasan daerah mana saja yang tidak terkena perluasan ganjil genap.

"Saya sudah tahu ada perluasan, tapi kan kemarin tidak ada petugas yang mengalihkan, baru hari ini. Jadi tadi saya minta penjelasan di mana saja yang tidak kena ganjil genap," kata dia.

Ia menilai sosialisasi dengan mengerahkan petugas serta langsung memilah kendaraan berpelat ganjil ataupun genap seperti ini lebih efektif.

Ketimbang sebelumnya yang hanya bersifat imbauan saja tanpa adanya aksi dari petugas.

"Kalau sosialisasinya seperti ini kan enak, bisa clear, bisa langsung bertanya kepada petugas," ujarnya.

Meski demikian, ia masih mempertanyakan prosedurnya bila ia keluar dari jalan tol dan masuk ke jalan arteri yang terkena ganjil genap.

"Tadi saya juga sempat bertanya ke petugas, kalau saya lewat Tol Wiyoto Wiyono lalu ingin ke daerah Rawamangun kan otomatis keluar tol langsung Jalan DI Panjaitan yang kena ganjil genap, sementara di tol tidak," ucapnya.

Hari ini kepolisian sudah mulai memilah kendaraan yang berpelat tidak sesuai dengan tanggal di sejumlah jalan arteri yang terdampak perluasan ganjil genap.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved