Sekilas Kisah Bambang Kepala Stasiun Kereta Api Universitas Pancasila
Selama bertahun tahun bergelut di dunia perkeretaapian, dirinya memiliki sekelumit cerita yang ia masih kenang hingga kini.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Kurniawati Hasjanah
Selain itu, pengalaman lainnya saat dirinya tengah mengumumkan rute perjalanan kereta, para penumpang kembali menanyakan kemana arah kereta.
"Ketika saya umumkan informasi kereta, saya keluar langsung ditanya apa yang saya informasikan. Yaudah saya berprasangka baik menghadapinya," tuturnya.
Walaupun sistem perkeretaapian kini kian membaik, jumlah penumpang pun semakin membeludak.
"Sekarang sudah baik sistem perkeretaapian. Dulu banyak penumpangnya tapi enggak sebanyak sekarang. Keretanya belum sebanyak sekarang. Sekarang sangat sibuk, rangakaian kereta pun banyak dulu paling 8 gerbong saja," ujarnya.
Namun ia menambahkan, kereta api yang tiap pagi dikeluhkan penumpang lantaran penuh sesak harap dimaklumi.
"Kereta api yang penuh sesak itu kan hanya jam jam tertentu saja, jam sibuk saja. Senyaman nyamannya penumpang di kereta saya lihat di Jepang saja ada seorang petugas yang khusus mendorong penumpang berdesakan masuk. Jam sibuk enggak bisa nyaman pasti," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bambang-mudiyono_20180730_194904.jpg)