Pilpres 2019
Kata Jokowi ''Tapi Siap Berkelahi'' Bukan Kontak Fisik, Johan Budi Jelaskan Maksudnya
Tak disangka Presiden Joko Widodo berpesan agara para relawan tidak mencari musuh selama masa kampanye Pemilu 2019, tapi siap jika harus 'berantem'.
Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
"Aku bukan pendukung Pak Jokowi atau siapa pun.
Tapi janganlah kebencianmu pada Pak Jokowi sampai menghapus kutipan depan beliau “jangan mencari musuh” dan hanya kutip belakangnya (tapi) “kita harus siap berkelahi”.
Menurutku ini gak fair, Cuk."
Pidato Jokowi di Sentul sempat menjadi perbincangan hangat di Twitter.
Kata "Tapi Siap Berkelahi" pun sempat ada di daftar Trending Topic.
Pada pidatonya, Jokowi juga menegaskan maksud ucapannya.
"Tapi jangan ngajak lho, saya bilang tadi tolong digaris bawahi, jangan ngajak. Kalau diajak?" kata Jokowi sambil bertanya kepada sekelompok masyarakat yang hadir.
"Tidak boleh takut," lanjutnya.
Simak video di bawah ini:
Fadli Zon kritik pedas
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, turut menanggapi pesan Presiden Jokowi kepada relawannya saat rapat umum di Sentul.
Melalui akun Twitternya, politikus Partai Gerindra itu menyampaikan kritiknya atas kata-kata yang diucapkan Jokowi.
Berikut dua cuitan Zon yang diunggah pada Minggu (5/8/2018).
"Pernyataan agar siap kelahi ini jelas provokasi n tak pantas diucapkan seorg Presiden (capres) yg selalu ngaku2 Pancasilais."
"Perkelahian dlm demokrasi adlh mendptkan suara rakyat dg jujur adil n tak curang. Inilah demokrasi yg beradab."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/jokowi_20180805_102403.jpg)