Konsumsi Mi Instan Atau Nasi, Mana yang Lebih Cepat Bikin Gemuk?

Sebenarnya yang mana yang lebih cepat bikin gemuk dan harus dihindari ketika sedang menurunkan atau mempertahankan berat badan?

Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH
Sajian menu Indomie chicken spicy di Ben's Cafe Joglo Jakarta Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Mi instan dan nasi adalah makanan yang banyak ditemui di Indonesia.

Namun, bagi kamu yang sedang menjaga berat badan, memilih di antara kedua jenis makanan ini bisa jadi cukup sulit karena keduanya gampang bikin gemuk.

Sebenarnya yang mana yang lebih cepat bikin gemuk dan harus dihindari ketika sedang menurunkan atau mempertahankan berat badan?

Mi instan dan nasi berasal dari biji-bijian olahan. Keduanya sama-sama berfungsi sebagai sumber karbohidrat.

Baik mi dan nasi, keduanya sama-sama karbohidrat yang dibutuhkan yang bisa kamu pilih salah satu dalam sekali makan (sebaiknya tidak dimakan bersamaan, misalnya mi instan pakai nasi putih).

Satu bungkus mi instan biasanya besar porsinya bervariasi, yaitu sekitar 75-90 gram. Jumlah kalori sebungkus mi pun akan berbeda-beda, umumnya sekitar 350-500 kalori.

Jika dilihat dari ukuran rata-ratanya, mi instan yang beratnya 85 gram mengandung:

- 460 kalori

- 18,8 gram lemak

- 9 gram protein

- 66 gram karbohidrat

• Jadwal Final Piala AFF U-16 Indonesia VS Thailand, Sabtu 11 Agustus 2018 Pukul 19.00 WIB

Sedangkan jika kamu mengambil secentong penuh nasi putih atau sekitar 100 gram, maka kandungannya:

- 175 kalori

- 0,2 gram lemak

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved