Disebut Tak Serasi dengan Sandiaga Uno, Prabowo Diminta Kurangi Berat Badan 5 Kilogram

Pasangan Prabowo-Sandiaga menjalani rangkaian tes kesehatan di RSPAD, Jakarta Pusat, sejak pukul 08.00 WIB.

TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI
Bakal calon Presiden Prabowo Subianto dan wakil calon Presiden Sandiaga Uno usai menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai persyaratan Pemilihan Presiden 2019 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto- Sandiaga Uno akhirnya menyelesaikan rangkaian tes kesehatan sebagai salah satu syarat pendaftaran capres-cawapres pada Pilpres 2019.

Pasangan Prabowo-Sandiaga menjalani rangkaian tes kesehatan di RSPAD, Jakarta Pusat, sejak pukul 08.00 WIB.

Kemudian sekitar pukul 18.43 WIB, keduanya keluar dari tempat pemeriksaan. 

Prabowo mengaku tim dokter IDI dan RSPAD yang memeriksa meminta dirinya untuk mengurang berat badan, agar tampak serasi dengan pasangannya, Sandiaga Uno.

"Nasib saya sekarang dan Pak Sandiaga terserah para dokter-dokter ini. Kalau Pak Sandiaga sudah pasti lolos lah," ujar Prabowo seusai menjalani tes kesehatan di RSPAD, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Ahmad Dhani Sebut Prabowo-Sandiaga Mampu Menang 75 Persen atas Jokowi-Maruf

"Jadi para dokter nanya, tinggi badan, berat badan. Wah ini kok kurang serasi. Jadi pak Prabowo harus kurangin 5 kilo lagi. Waduh berat ini," tutur Prabowo yang sontak mengundang tawa para jurnalis yang meliput.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada tim dokter yang telah melaksanakan tes kesehatan secara profesional.

Ia juga menyampaikan apresiasi terkait ketatnya proses tes kesehatan di RSPAD.

"Penghargaan setinggi-tingginya kepada tim pemeriksaan kesehatan yang merupakan antara IDI dan RSPAD," kata dia.

Demi Dukung Prabowo, Ahmad Dhani Disebut Pemimpi: Jual Rumah Rp 12 Miliar hingga Ganti Nama

Pasangan Prabowo-Sandiaga menjalani pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek mata, telinga, gigi, hingga organ dalam.

Terdapat pula pemeriksaan kejiwaan lewat psikotes serta bebas penyalahgunaan narkotika.

Pemeriksaan kesehatan ini menggunakan standar pemeriksaan kesehatan yang ditentukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Hal itu sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2018 pasal 28 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Pada Minggu (12/8/2018) kemarin, Jokowi-Ma'ruf telah menjalani pemeriksaan lebih dari 12 jam. Pemeriksaan juga dilakukan sejak pukul 08.00 WIB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Diminta Kurangi Berat Badan 5 Kilogram Lagi"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved