Kerap Kritik Pemerintah, Iwan Fals Sebut Jadi Golput Tak Masalah Asal Jangan Dikampanyekan
Iwan Fals sosok yang kerap mengkritik pemerintah, buka suara soal golput. Bagaimana kisah selengkapnya?
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Penyanyi Iwan Fals dikenal sebagi sosok yang kerap mengkritik kinerja pemerintah.
Kritikan tersebut disampaikan Iwan Fals melalui lagu buatannya.
Pemerintahan Joko Widodo juga tak luput dari kritikan tajam Iwan Fals.
Melalui lagu yang berjudul 'Janji Jokowi', Iwan Fals menyindir Nawa Cita yang digaungkan presiden ketujuh itu.
Kini jelang memasuki tahun politik, Iwan Fals kembali bersuara.
Pria berusia 56 tahun itu buka suara soal golput.
Lantas bagaimanakah kisah selengkapnya? Mari kita simak.
Iwan Fals kerap menyuarakan pendapatnya tak cuma melalui lagu namun juga cuitan di Twitter.
Beberapa waktu yang lalu Iwan Fals sempat mengadakan voting.
Di akun Twitter-nya yang terverifikasi @iwanfals, membuat voting tersebut pada siang hari, Jumat (10/8/2018).
TONTON JUGA
• Gagal Jadi Cawapres, Muhaimin Iskandar Bantah Ingin Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Maruf Amin
Ia menyingkat Jokowi-Ma'ruf Amin dengan kata 'JokMar', sementara Prabowo-Sandiaga disingkat menjadi 'PraSan'.
Sekitar pukul 19.00 WIB, Iwan Fals mengumumkan kalau hasil sementara ternyata Prabowo-Sandiaga Uno unggul dalam voting tersebut.
"Wuiiih sementara PraSan jauh meninggalkan JokMar."
Dari sisa waktu voting sekitar 16 jam, Prabowo-Sandiaga unggul dengan 68 persen, sementara Jokowi-Ma'ruf Amin baru memperoleh 26 persen suara.
Sementara yang tidak memilih keduanya hanya 6 persen saja.
• Teka-teki Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Maruf: Jokowi Sebut JK Bersedia, Kalla Bilang Jadi Penasihat
Hingga pukul 19.30 WIB, total jumlah netizen yang berpartisipasi dalam voting tersebut sebanyak 30.275 orang.
Iwan Fals mengaku setelah mengumumkan voting yang dimenangkan oleh PraSan, dirinya habis dimarahi netizen.
Di tengah riuh Pilpres 2019, Iwan Fals justru mengeluarkan pernyataan tak terduga soal golput.
Pantauan TribunJakarta.com pernyataan tersebut dicuit Iwan Fals pada Senin (13/8/2018).
Iwan Fals mengatakan menjadi golput bukanlah sebuah masalah.
SIMAK JUGA
• Sudjiwo Tedjo Beberkan Alasan Pilih Tanya ke Sinden Soal Politik, Ketimbang Percaya Lembaga Survei
"Saya pernah sekelebatan liat di hp, kalau enggak salah golput enggak apa-apa," tulis Iwan Fals.
Namun Iwan Fals lantas menyebut dirinya pernah mendengar kabar jika seseorang mengkampanyekan golput maka akan mendapatkan hukuman penjara 2 tahun.
"Tapi kalau kampanyekan golput itu yang enggak boleh, bisa dipenjara 2 tahun," tulis Iwan Flas.
Pelantun lagu Bento itu lantas bertanya soal kebenaran kabar tersebut kepada para pengikutnya di Twitter.
"saya cari-cari tulisan itu enggak ketemu, mungkin sudah lebih seminggu terus ke-tumpuk-tumpuk, ya begitu, bener enggak?" tulis Iwan Fals.
• Pemeriksaan Kesehatan Prabowo-Sandi: Takut Suntik, Tidak Didampingi Keluarga, Prabowo yang Kelaparan
Netizen lantas membenarkan pernyataan Iwan Fals itu.
Dikutip TribunJakarta.com dari berbagai sumber, dalam UU 8 tahun 2012 ada beberapa pasal terkait dengan partisipasi pemilih, namun setidaknya ada 2 pasal yang jelaskan tentang ancaman bagi yang mengajak orang golput.
Berikut ketentuannya:
Pasal 292: "Setiap orang yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta,"
Pasal 301 ayat 3: "Setiap orang yang dengan sengaja pada hari pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih peserta pemilu tertentu dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp 36 juta."