Artis Tertangkap Narkoba

Pecandu Akut Narkotika, Fariz RM Dibawa ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido

Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia mengatakan, Fariz RM dibawa ke sana lantaran dirinya termasuk ke dalam pecandu narkotika.

Pecandu Akut Narkotika, Fariz RM Dibawa ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Fariz RM dihadirkan di halaman Mapolres Metro Jakarta Utara, Minggu (26/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara merekomendasikan agar Fariz Rustam Munaf (Fariz RM) dibawa ke Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, Kabupaten Bogor.

Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia mengatakan, Fariz RM dibawa ke sana lantaran dirinya termasuk ke dalam pecandu narkotika.

"Kami gunakan tim terpadu dari sana, didapati bahwa dia yang bersangkutan pemakaiannya sudah cukup sering," kata Yuanita saat dikonfirmasi, Senin (27/8/2018).

Adapun keputusan rehabilitasi berdasarkan Rekomendasi Assessment dari pihak BNNK Jakarta Utara melalui Sket/244/VIII/ka/rh. 01/2018/BNNK-JU, tertanggal 24 Agustus 2018.

Dengan dibawanya Fariz RM ke Balai Besar Rehabilitasi BNN, rehabilitasi terhadap pelantun tembang 'Barcelona' itu diharapkan dapat lebih intensif.

"Perlu adanya rehabilitasi yang lebih intensif dengan diinapkan di sana," kata Yuanita.

Fariz pada Jumat (24/8/2018) lalu ditangkap oleh anggota Satnarkoba Polres Metro Jakarta Utara atas dugaan kasus penyalahgunaan narkotika.

Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti dua plastik sabu seberat 0,9 gram, sembilan butir tablet Xanax, dua butir tablet Dumolit, dan sebuah alat hisap sabu.

Dirinya pun telah mendekam selama dua hari sejak Sabtu (25/8/2018) lalu di tahanan Polres Metro Jakarta Utara.

Fariz dibawa ke Balai Besar BNN Lido atas rekomendasi dari BNNK Jakarta Utara.

"Nah setelah kita lakukan penahanan dalam masa penahanan itu si tersangka ini kan kita assesment. Nah akhirnya rekomendasi dari BNNK Jakarta Utara sehingga kita bawa untuk direhab," kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Aldo Ferdian kepada TribunJakarta.com.

Sebagai informasi, penangkapan Jumat lalu merupakan yang ketiga kalinya atas kasus serupa.

Fariz RM sebelumnya pernah ditangkap dua kali, yakni pada tahun 2007 dan 2015 dengan kasus serupa.

Caption: Fariz RM saat hendak dibawa ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Senin (27/8/2018), di Mapolres Metro Jakarta Utara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved