Tiga Tahun Mangkrak, Pelebaran Jalan Nangka Tunggu Proses Hukum Selesai

Idris menyebut proyek tersebut baru akan dimulai ketika dugaan kasus korupsi yang kini ditangani Polresta Depok rampung

Tiga Tahun Mangkrak, Pelebaran Jalan Nangka Tunggu Proses Hukum Selesai
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jalan Nangka yang hingga kini masih belum dilebarkan, Tapos, Depok, Jumat (31/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS - Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad belum dapat memastikan kapan proyek pelebaran Jalan Nangka di Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos dimulai.

Meski mangkrak tiga tahun, Idris menyebut proyek tersebut baru akan dimulai ketika dugaan kasus korupsi yang kini ditangani Polresta Depok rampung.

"Selama masalah ini masih dipermasalahkan secara hukum belum bisa. Nanti kalau sudah selesai permasalahan ini baru kita akan minta, istilahnya semacam rekomendasi lah begitu," kata Idris di Kantor DPRD Kota Depok, Jumat (31/8/2018).

Menurutnya rekomendasi kelanjutan itu dapat berasal dari Kejaksaan Negeri Depok atau Kejaksaan Negeri Tinggi.

Perihal dana yang akan digunakan untuk melebarkan Jalan Nangka yang menurut warga sekitar tidak macet.

Idris menyebut tak ada aturan yang merinci pengadaan lahan itu harus menggunakan dana pemerintah atau swasta.

"Bisa bantuan gubernur, bisa bantuan pemerintah. Kalau dari aturan ya bebas. Bisa dari pengembang bisa dari kita. Itu kan semacam Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan," ujarnya.

Link Live Streaming Final Sepakbola Asian Games 2018: Korea Selatan Vs Jepang

Sebagai informasi, mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Sekretaris Kota Depok Harry Prihanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan lahan pelebaran Jalan Nangka.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (20/8/2018) oleh Unit Tipikor Polresta setelah mendapat hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved