Kisah Sandiaga Uno Sebelum Jadi Pengusaha, Ternyata Sempat Kena PHK

Sebelum jadi pengusaha, Sandiaga Uno rupanya sempat kerja di sebuah bank. Bahkan pria yang akan dampingi Prabowo di Pilpres 2019 ini Sempat kena PHK.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunJakarta
Bakal Cawapres RI Sandiaga Uno saat memberi kata sambutan di acara perpisahan mahasiswa berkebutuhan khusus PNJ, pada Selasa (11/9/2018) di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Sebelum menapaki dunia politik, Bakal Cawapres RI, Sandiaga Uno rupanya pernah merintis karir di dunia perbankan.

Hal itu Sandi ceritakan di hadapan para mahasiswa berkebutuhan khusus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dalam rangka acara perpisahan yang bertajuk "Gemilang Talentaku" (Gemta) 2018 di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

"Saya juga dulu sama, lulus kuliah terus ingin jadi manajer di bank. Ingin cita-citanya simpel aja cuman jadi profesional di industri perbankan," katanya pada Selasa (11/9/2018).

Namun, musibah menimpa Sandi hingga menyebabkan dirinya mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja.

"Namun apa yang terjadi di tahun 97 tepatnya 21 tahun silam saya di PHK. Saya tidak menyangka bahwa karir yang saya bangun hampir 10 tahun hilang begitu saja karena saya di PHK," ungkapnya.

Pejamkan Mata saat Potong Rambut di Ko Tang, Sandiaga: Ngantuk, Boleh Tidur Nggak?

Di hadapan para mahasiswa berkebutuhan khusus, ia mengungkapkan kesedihannya saat mengenang masa lalu itu.

"Sedih enggak di PHK? (Tanya ke hadapan mahasiwa). Sedih banget. Dan waktu itu Allah SWT akhirnya membuat saya hijrah. Mulai dari profesional menjadi pengusaha," kenangnya.

Sandiaga kini telah menghasilkan banyak lapangan kerja saat dirinya berubah dari seorang manajer bank menjadi pengusaha.

"Saya rasa usaha yang saya bangun bersama Tiga Sahabat sudah membuka lapangan kerja bagi 30 ribu karyawan dan profesional di seluruh Indonesia. Ini saya ingin memotivasi bahwa bekerja keras, cerdas, tuntas dan bekerja ikhlas kita juga bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved