Usai Spa Ikan, Seluruh Jari Kaki Perempuan Ini Terpaksa Diamputasi Lantaran Infeksi

sebelum Anda melakukan spa ikan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Editor: Erlina Fury Santika
Intisari Online
Ilsutrasi spa ikan 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Anda tahu spa ikan?

Spa ikan adalah terapi spa yang dilakukan untuk menghilangkan sel-sel mati pada kulit dengan cara dimakan oleh ikan.

Bahkan spa ikan juga dipercaya menghilangkan stres dan membuat kulit menjadi mulus.

Namun sebelum Anda melakukan spa ikan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Pertama kondisi kaki Anda dan kedua di mana lokasi spa ikan yang akan Anda pilih. Jangan sampai Anda mengalami apa yang wanita ini alami.

Dilansir dari thesun.co.uk, Victoria Curthoys (29) pergi ke sebuah spa ikan popular di Thailand pada tahun 2010.

Namun setelah pulang ke Perth, Australia, Victoria merasa demam. Kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun drastis.

Butuh satu tahun untuk dokter mendiagnosis penyakit Victoria. Kata dokter, Victoria terkena penyakit seperti Schwelmenella, infeksi yang menggerogoti tulang.

Pada akhirnya dokter harus mengamputasi seluruh jempol kaki kanan Victoria pada Desember 2012.

Kondisi kaki Victoria Curthoys saat seluruh jempol kakinya diamputasi
Kondisi kaki Victoria Curthoys saat seluruh jempol kakinya diamputasi (The Sun)

 
 Cara Mudah Bikin Teh Jahe untuk Antivirus, Bisa Atasi Berbagai Masalah Kesehatan!

Ingin Beli Kacamata Gratis Pakai BPJS Kesehatan? Berikut Langkah yang Harus Kamu Lakukan

Sering Melewatkan Sarapan Bisa Membahayakan Kesehatan Jantung? Ini Penjelasannya

Usut punya usut, spa kaki yang dilakukan Victoria di Thailand menjadi penyebabnya. Sebab bisa saja ada kutu air di sana dan masuk ke tulang jempol kakinya.

Diketahui, jempok kaki kanan Victoria sudah pernah terinfeksi sebelumnya. Itu dikarenakan ia menginjak pecahan kaca.

Alhasil dokter mengamputasi setengah dari jempol kakinya untuk membunuh infeksi. Dan kini, Victoria harus rela seluruh jempol kaki kanannya harus diamputasi.

Namun perawatan untuknya belum selesai.

Setelah infeksi awal dihilangkan melalui amputasi, tekanan berjalan di jari-jari kakinya yang lebih kecil meninggalkan kapalan kasar dan infeksi lebih lanjut.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved