Kisah Inspiratif
Ini Kisah Asep Muhammad Budrik, Marbot Masjid yang Lulus Kuliah dari UIN Bandung dengan IPK 3,99
Asep Muhammad Budrik dilantik menjadi sarjana jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Politik, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dengan IPk 3,9
Asep berharap bisa mengembangkan diri melalui usahanya sekaligus melakukan aktivitas sosial, sebagian keuntungan yang didapatkan dia salurkan untuk kaum duafa.
Asep mengungkapkan dirinya memiliki prinsip hidup, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat.
Oleh karena itu pula dirinya sebisa mungkin bersedekah kepada duafa, dan senang berbagi ilmu, senang mengajar.
"Saya selalu ingin membagaikan ilmu, IPK tinggi pun mungkin hikmahnya dari hal itu," pikirnya.
Asep mengungkapkan tidak pernah terlintas dalam pikirannya terobsesi untuk mendapatkan IPK tinggi.
Dengan dapat berkuliah saja, dirasa olehnya sudah cukup dan bersyukur.
Tak ada kiat-kiat tertentu untuk mendapatkan IPK tinggi tersebut, Asep mengaku hanya menjalani studinya dengan sebaik mungkin, dan hanya saja, Asep mengaku suka mengahafal setelah shalat tahajud.
Adapun Asep mempunyai rencana untuk melanjutkan studinya ke jenjang magister (S2), dia akan mengikuti seleksi beasiswa LPDP di tahun 2019 mendatang.
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kisah Marbot Asep Muhammad Budrik, Wisudawan IPK 3,99, Sejak ke Bandung Berniat Tinggal di Masjid
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Kisdiantoro
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/asep-muhammad-budrik-wisudawan-universitas-islam-negeri-uin-sunan-gunung-djati-bandung_20180919_165604.jpg)