Ada Telur Mentah dan Cheese Stick, Bubur Ayam Barito Masih Jadi Primadona

Menurut Muhammad Adi Utomo, seorang pramusaji bubur Barito menjual dua jenis bubur ayam.

Tayang:
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Semangkuk Bubur Barito di Loksem Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (26/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU -Sejumlah pramusaji tak henti-hentinya bergerak melayani para pemesan yang silih berganti datang mengisi bangku.

Tampak, tak ada pramusaji yang korupsi waktu saat itu.

Sebab, baru sebentar melayani pelanggan, mereka kembali melayani pelanggan lainnya untuk menyampaikan pesanan di balik dapur.

Keadaan hiruk pikuk di sekitar tempat makan itu pun sangat terasa.

Begitulah suasana yang dirasakan ketika menyambangi tempat makan Bubur Ayam Barito Pak Agus di lokasi sementara (Loksem) Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu.

Uap panas tampak mengepul dari panci besar berisi bubur.

Deretan mangkuk-mangkuk menunggu diisi dengan bubur panas yang hendak dihidangkan kepada para pemesannya.

Bubur yang telah dituang ke dalam mangkuk kemudian ditabur berbagai macam racikan layaknya bubur ayam pada umumnya.

Yang membedakan, semangkuk bubur Barito dihiasi taburan cheese stick yang renyah dan gurih.

Jika anda melintas di kawasan ini, tak ada salahnya mencoba kenikmatan menyantap semangkuk bubur Barito.

Menurut Muhammad Adi Utomo, seorang pramusaji bubur Barito menjual dua jenis bubur ayam.

"Kita jual dua menu, satu bubur ayam dengan telur mentah kemudian bubur ayam tanpa telor," ungkapnya kepada TribunJakarta.com, pada Rabu (26/9/2018) di lokasi.

Harga semangkuk bubur dengan telur mentah seharga 20 ribu rupiah sedangkan tanpa telur seharga 17 ribu rupiah.

Saat menyantap bubur dengan telur, tampak telur dibenamkan di dalam bubur itu.

Sehingga ketika mengaduk, warna bubur tercampur dengan kuning telur.

Namun, jangan khawatir terasa amis lantaran tambahan lada putih yang cukup kuat membuat bau amis itu sirna.

Selain itu, kita bisa menambahkan kecap asin agar tak terasa bau amis saat menyuapnya.

Menyantap bubur Barito memberi kehangatan badan kita di malam hari sebelum beranjak pulang atau melanjutkan aktifitas.

"Bubur Barito buka dari pukul 16.00 WIB sampai 00.00 WIB, kita buka dan selalu ramai," katanya.

Sederet Fakta Tania, Pengendara Mobil yang Masuk Rangkaian Iringan Presiden Jokowi di Tol Jagorawi

Tolak Dukung Jokowi-Maruf Amin, Sejumlah Caleg Partai Golkar Membelot Bentuk Relawan Go Prabu

Anda bisa menyambangi Bubur Barito Pak Agus di Jalan Gandaria Tengah III No.3, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved