Cuma Sewa, SDN 2 Pancoran Mas Bingung Soal Perawatan Gedung

Renovasi yang dilakukan kala itu di beberapa bagian plafon yang bolong karena dimakan usia.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kondisi bangunan SDN 2 Pancoran Mas Depok yang terbengkalai, Depok, Rabu (26/9/2018).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Pihak SDN 2 Pancoran Mas Depok bingung harus meminta tanggung jawab pada siapa terkait perawatan gedung sekolah yang berumur 128 tahun itu.

Pasalnya SD dengan luas tanah sekira 1.300 meter ini milik Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC), bukan Pemkot Depok.

Ketiadaan bantuan dana perawatan, baik dari pihak YLCC maupun Pemkot Depok membuat pihak SDN 2 Pancoran Mas mengeluarkan dana sendiri untuk perawatan.

"Enggak dapat bantuan karena Pemkot Depok nyewa dari Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC). Kita juga enggak tahu pasti perawatan bangunan ini tanggung jawab siapa," kata Slamet di Pancoran Mas, Depok, Rabu (26/9/2018).

Dia menuturkan, yang mengetahui pasti pihak mana yang bertanggung jawab adalah Pemkot Depok dan YLCC.

Slamet hanya mengetahui bahwa sekolah yang dulunya diperuntukan bagi keturunan Eropa itu disewa per tahun.

"Sebelum saya ngajar tahun 2004 statusnya sudah sewa. Kalau buat biaya sewanya saya enggak tahu, itu urusan pimpinan lah. Yang saya tahu sewanya per tahun," ujarnya.

Meski tak mengetahui siapa yang semestinya merawat bangunan bersejarah itu, Slamet berpendapat bila perawatan seharusnya ditanggung pihak YLCC.

Menurutnya karena kerusakan bangunan akibat usia yang sudah tua, YLCC sebagai pemilik memiliki andil dalam merawat bangunan.

Slamet menyebut pihak YLCC pernah satu kali merenovasi sekolah yang kini menjadi tempat belajar sekira 500 murid.

"Karena Pemkot Depok kan menyewa harusnya ya YLCC yang memperbaiki, itu kalau menurut akal ya. Kalau enggak salah YLCC pernah satu kali melakukan perbaikan, tahun 2008 kalau enggak salah," tuturnya.

Slamet mengatakan renovasi yang dilakukan kala itu di beberapa bagian plafon yang bolong karena dimakan usia.

Sebagai informasi, pihak SDN 2 Pancoran Mas kini dalam tahap merenovasi bagian plafon ruang kelas siswa yang tiga bulan lalu ambruk.

Karena bingung dan tak mendapat bantuan dari pihak YLCC dan Pemkot Depok, tenaga pengajar dan beberapa orangtua murid harus patungan untuk memperbaiki bangunan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved