4000 Liter BBM Setiap Harinya Dikirim ke Palu dari Bandara Pondok Cabe

pengiriman bantuan ini akan dilakukan selama seminggu kedepan dan kegiatan ini sudah dilakukan sejak Senin (1/10/2018).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pasokan bantuan untuk korban Gempa Palu di hanggar 2 Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (2/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK CABE - Sekira 4000 liter bahan bakar minyak (BBM) dan empat ton bahan pangan, perlengkapan bayi dan wanita diterbangkan dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan setiap harinya oleh PT Pelita Air Service.

Pengiriman barang bantuan ini akan dilakukan secara bertahap selama satu minggu, sembari melihat kebutuhan dan situasi di Palu, Sulawesi Tengah.

Alicia Irzanova, corporate secretary PT Pelita Air Service menjelaskan, pihaknya berfokus pada pengiriman bahan bakar minyak (BBM) untuk warga Palu, Sulawesi Tengah.

"Kami ditugaskan Pertamina untuk mengirimkan alat-alat untuk mendukung pendistribusian BBM di Palu, ada pipa dan Portabel SPBU yang akan kami terbangkan dari Pondok Cabe ke Palu," ujar Alicia di Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (2/10/2018).

Selain pengiriman BBM, tambah Alicia, bantuan lainnya yang diterbangkan antara lain mesin genset, makanan cepat saji, air minum kemasan, perlengkapan wanita dan balita dari sejumlah BUMN.

"Selain BBM, kami juga dititipkan dari sejumlah BUMN barang-barang yang dibutuhkan pengungsi di Palu. Kami maksimal empat sampai lima ton perhari. Satu hari hanya ada satu penerbangan pengiriman bantuan dari Pondok Cabe," terang dia.

Menurut dia, pengiriman bantuan ini akan dilakukan selama seminggu kedepan dan kegiatan ini sudah dilakukan sejak Senin (1/10/2018).

14 Negara Bantu Korban Gempa dan Tsunami, Dikawal TNI Hingga KPK Buka Kantor di Sulteng

"Pengiriman ini akan kami lakukan selama satu minggu, tapi melihat juga perkembangan di sana. Apakah akan ditambah waktunya atau pesawatnya akan kami tambah," papar Alicia.

Pengiriman BBM dan bahan logistik ini dilakukan menggunakan pesawat Pelita Air jenis ATR 72-500 PK-PAH.

"Lihat data lapangan dan volume barang bantuan yang masih banyak di Pondok Cabe, kami sedang mengusahakan untuk ditambah pesawat Casa 212," ucap Alicia.

Pihaknya juga akan membangun SPBU portable dan pipa-pipa penyalur BBM untuk keperluan korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved