Suporter Tewas

Sanksi Persib Bandung Pasca Tewasnya Haringga: dari Partai Usiran Hingga Larangan Bobotoh ke Stadion

Komite Disiplin PSSI beri sanksi Persib Bandung berupa bertanding laga kandang di luar Pular Jawa (Kalimantan) sampai setengah musim kompetisi 2019.

Sanksi Persib Bandung Pasca Tewasnya Haringga: dari Partai Usiran Hingga Larangan Bobotoh ke Stadion
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Koreografi 'Dont Playground With Us' bobotoh saat laga Persib Bandung vs Arema FC, Kamis (13/9/2018) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengumumkan sanksi untuk Persib Bandung.

Sanksi yang diberikan kepada Persib Bandung terkait insiden pengeroyokan yang menewaskan suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla.

Haringga tewas di sekitaran Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) jelang laga Persib Vs Persija, Minggu (23/9/2018).

Dikutip dari laman resmi PSSI, dari hasil sidang Komite Disiplin telah disimpulkan ada beberapa pelanggaran kode disiplin.

Ada setidaknya empat poin pelanggaran yang ditemukan PSSI.

Petugas UPK Badan Air di Kali Krukut Pernah Temukan Jenazah Bayi, Disangka Bangkai Anak Kambing

Warga yang Wilayahnya Terdampak Gempa Lombok Terparah, Rela Jual Pisang Bantu Korban Gempa Palu

Pertama, suporter Persib atau Bobotoh Persib dinilai melakuikan intimidasi kepada ofisial Persija Jakarta pada saat pertemuan teknis.

Kedua, Bobotoh Persib dinilai telah melakukan sweeping.

Ketiga, oknum Bobotoh Persib telah melakukan pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas sebelum pertandingan.

Keempat, Komisi Disiplin PSSI juga menilai panitia penyelenggara tidak memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang ke Stadion GBLA.

4 Zodiak Ini Suka Banget Cari Perhatian, Aries Nomor Satu!

Pemkot Jakarta Timur Siap Antisipasi Banjir di 85 Titik

Mengacu pada pelanggaran-pelanggaran tersebut, maka Komite Disiplin PSSI memutuskan memberikan hukuman Persib Bandung berupa sanksi pertandingan home di luar Pulau Jawa (Kalimantan).

Halaman
123
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved