Liga Indonesia
Manajer Persija Jakarta Anggap Persib Bandung Layak Disanksi Berat, Mario Gomez Ucap Begini
Manajer Persija jakarta menilai sanksi PSSI kepada Persib Bandung layak diberikan. Ia pun tak permasalahkan 4 pemainnya turut dapat sanksi.
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM - Sejumlah pemain dan klub liga 1 Indonesia dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI.
Dari beberapa klub yang terkena sanksi, Persib Bandung menjadi tim yang paling banyak mendapat hukuman.
Sedikitnya ada sembilan sanksi yang harus diterima untuk Persib Bandung.
Sembilan sanksi tersebut di antaranya untuk Bobotoh Persib Bandung dan Panita Penyelenggara (Panpel) pertandingan.
Adapun sanksi untuk para oknum suporter yang telah mengeroyok suporter hingga tewas, yakni larangan menonton sepakbola di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.
Sanksi lain dijatuhkan kepada empat pemain Persib Bandung, yakni, Jonathan Bauman, Ezechiel N'Douassel, Ardi Idrus, dam Bojan Malisic.
• Muncul Tulisan Couldnt Refresh Feed, Instagram Down di Sejumlah Negara
• Ratusan Orang dari Jemaah Umrah Indonesia Berdemo di Kedubes Arab Saudi
Keempat pemain Persib Bandung itu mendapatkan sanksi karena pelanggaran yang mereka lakukan saat Maung Bandung menjamu Persija Jakarta di pekan ke-23 Liga 1 2018.
Bek Persib Bandung, Ardi Idrus mendapatkan teguran keras karena terlibat keributan dengan pemain Persija Jakarta.
Tiga pemain asing Persib Bandung, yakni Ezechiel, Bojan Malisic, dan Jonathan Bauman terkena hukuman larangan main.
Menurut Manajer Persija Jakarta, Marsma TNI Ardhi Tjahjoko, Persib Bandung layak mendapat sanksi tersebut.
Dia mengatakan, pemberian sanksi berat ini menjadi pelajaran bagi semua klub untuk tidak melanggar aturan.
"Kalau dilihat menurut saya pantas, sudut pandang orang lain kan berbeda-beda. Saya melihatnya buat efek jera semua klub," kata Ardhi kepada TribunJakarta, Selasa (2/10/2018).
• Sebut Fasilitas Shelter Kampung Kunir sudah Lengkap, Kadisdukcapil DKI: Sudah Kaya di Surga
• Kirim Makanan Untuk Korban Gempa Palu Pakai Jet Pribadi, Begini Alasan CEO Mayapada Grup
Ardhi berharap PSSI bisa konsisten memberikan hukuman tegas kepada klub, pemain, suporter yang berbuat ulah.
Hukuman berat ini, kata dia, akan membuat klub, pemain, dan suporter berpikir ulang untuk melakukan pelanggaran.
"Kalau bertindak seperti itu lagi hukumannya begini. Buat saya tidak persoalkan hukumannya. Asal itu konsisten diterapkan di Liga Indonesia. Siapa pun pemainnya kalau melanggar dan tidak sesuai aturan harus dihukum," ucap dia.
Di sisi lain, ia pun menanggapi adanya empat pemain Persija Jakarta yang turut dikenakan sanksi.
• Update BNPB: Sudah 1.407 Korban Meninggal Akibat Gempa dan Tsunami di Sulteng
• Tabrak Mobil Polisi, Pelatih Persija Jakarta Pastikan Kondisi Marko Simic Tidak Terganggu
Empat pemain Persija Jakarta itu adalah Riko Simanjuntak, Ismed Sofyan, Sandi Darman Sute, dan Renan Da Silva.
Ia tak mempermasalahkan sanksi Komite Disiplin PSSI terhadap empat pemainnya.
Ismed Sofyan dan Sandi Sute mendapatkan sanksi larangan bermain sebanyak 3 pertandingan, Renan Silva larangan bermain 2 pertandingan, dan Riko Simanjuntak mendapat teguran keras.
Ardhi menilai putusan sanksi Komdis PSSI itu sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Ia berharap semua pemain dan jajaran staf pelatih bisa menerima putusan yang telah dikeluarkan oleh komdis PSSI.
"Saya sebagai Manajer Persija pasti terima putusan ini. Anak buah salah, harus terima hukuman, saya terima," kata Ardhi kepada TribunJakarta, Selasa (2/10/2018).
• Jak Angel Ini Sebut Keputusan Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi 4 Pemain Persija Jakarta Lucu
• Pemprov DKI Jakarta Kerahkan 192 Ekskavator untuk Keruk Sedimentasi Sungai Jelang Musim Hujan
Ardhi berharap PSSI bisa konsisten memberikan sanksi berat kepada siapa pun yang melanggar.
Aturan yang telah dibuat dan disetujui oleh semua klub harus ditegakkan dan tidak boleh pandang bulu.
"Buat saya enggak masalah (sanksi). Asal itu konsisten diterapkan di Liga Indonesia. Aturan ditegakkan, siapa pun pemainnya kalau melanggar dan tidak sesuai aturan harus dihukum, ya dihukum gak masalah," Ardhi menambahkan.
Lebih lanjut, Ardhi memastikan tak akan mengajukan banding atas putusan yang diterima oleh para pemain Persija.
"Enggak ada ya (banding). Satu sisi buat pembelajaran pemain. Kalau bertindak yang enggak sepantasnya, ya pantas dihukum. Saya rasa itu," terangnya.
• Gunakan Pesawat Hercules, Bantuan Logistik dan Tim Tanggap Ibu Kota Pemprov DKI Jakarta Tiba di Palu
Reaksi Mario Gomez
Sementara itu, dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Pelatih Persib Mario Gomez mengimbau agar tetap tenang menyikapi sanksi berat yang dijatuhkan PSSI kepada Maung Bandung.
Gomez tidak ingin ada provokasi atau aksi yang berlebihan yang bisa saja merugikan tim di kemudian hari.
Sehingga, Mario Gomez pun mempercayakan sepenuhnya kepada Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Terlebih, pihak manajemen pun sudah melayangkan keberatan serta melakukan upaya banding atas beberapa keputusan Komdis yang dianggap merugikan.
"Calm," ujar Gomez terkait rentetan sanksi yang diberikan Komdis terhadap PERSIB. (TribunJakarta.com/Persib.co.id)