Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan, Kecamatan Jatinegara Gelafr Aksi Gerebek Sampah di Ciliwung

Menurut Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar, aksi ini sebagai upaya untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di wilayah Kampung Pulo.

Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan, Kecamatan Jatinegara Gelafr Aksi Gerebek Sampah di Ciliwung
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah petugas PPSU terlihat mencabuti rumput dan belukar yang ada di transek Sungai Ciliwung di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Demi mengantisipasi bajir saat musim penghujan tiba, Kecamatan Jatinegara bekerjasama dengan UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan aksi gerebek sampah di bantaran Kali Ciliwung, Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Menurut Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar, aksi ini sebagai upaya untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di wilayah Kampung Pulo.

"Kita tahu saat musim penghujan, Kali Ciliwung debit airnya naik, hari ini kami coba bersihkan dari sampah supaya air lebih cepat mengalir," ucapnya kepada TribunJakarta.com, Kamis (11/10/2018).

Selain itu, aksi ini juga bertujuan untuk menghilangkan kesan kumuh sehingga dapat menciptakan suasana nyaman di kawasan tersebut.

"Kita juga membersihkan transek dari rumput dan belukar sehingga enak dipandang mata dan tidak kumuh," ujarnya.

"Jadi kan bantaran Sungai Ciliwung bisa lebih indah dan nyaman," tambahnya.

Sejumlah petugas PPSU terlihat mencabuti rumput dan belukar yang ada di transek Sungai Ciliwung di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).
Sejumlah petugas PPSU terlihat mencabuti rumput dan belukar yang ada di transek Sungai Ciliwung di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

Untuk membersihkan sampah dan semak belukar serta rumput di Sungai Ciliwung tersebut, sebanyak 250 petugas gabungan dari UPK Badan Air, Sudin Sumber Daya Air, dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan.

Dalam kesempatan ini, Nasrudin juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran kali untuk meninggalkan kebiasaan membuang sampah di sungai.

"Sekarang sungai sudah seperti supermarket, apa aja ada disana, saya harap masyarakat bisa menyetop kebiasaan membuang sampah ke kali," kata Nasrudin.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved