Komplotan Perampok Gondol Brankas Berisi Surat Berharga di Sebuah Koperasi Tangerang

Brankas seberat tiga ton, berisi surat-surat dan dokumen penting, seperti BPKB, ATM, dan cek, senilai ratusan juta rupiah, dibawa pelaku

Komplotan Perampok Gondol Brankas Berisi Surat Berharga di Sebuah Koperasi Tangerang
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Lokasi pencurian di Koperasi Putera Makmur Tangerang, di Jalan Cemara Raya, No 46C, Blok 28, Perumnas 1, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, KARAWACI - Aksi perampokan kembali terjadi di kawasan padat penduduk di komplek Perumnas, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Perampok yang diduga lebih dari satu orang berhasil membawa kabur brankas milik Koperasi Putera Makmur Tangerang, di Jalan Cemara Raya, No46C, Blok 28, Perumnas 1, Karawaci, Kota Tangerang.

Brankas seberat tiga ton, berisi surat-surat dan dokumen penting, seperti BPKB, ATM, dan cek, senilai ratusan juta rupiah, dibawa pelaku.

Saat ditemui di lokasi, anak tangga menuju lantai dua gedung koperasi mengalami rusak dan pecah saat kejadian pada pukul sekira 04.30 WIB itu.

Toni, kolektor dan petugas kebersihan koperasi mengatakan, dirinya masuk kantor sekira pukul 07.15 WIB dan saat datang keadaan rantai gembok kunci teralis besi koperasi sudah putus.

"Waktu saya masuk pagi, rantai gembok sudah rusak. Gembok di pintu kedua juga sudah dirusak. Begitupun dengan gembok ketiga. Totalnya ada tiga gembok," ujar Toni di lokasi, Kota Tangerang, Kamis (11/10/2018).

Padahal, kata Toni, terdapat dua kamera CCTV yang langsung menghadap jalan raya, di ruang pelayanan, lantai atas dan di ruang brankas.

"Semua CCTV itu masih berfungsi normal saat kejadian. Tapi, mesin perekamnya dibawa kabur oleh kawanan pelaku, sama tiga unit komputer dan CPU nya," terang Toni.

Dijelaskan Toni, aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV milik warung yang ada di samping koperasi.

Aksi Dua Remaja Putri Gasak Kacamata di Margo City Terekam CCTV, Begini Cerita Akhirnya

Dari CCTV itu diketahui, pelaku lebih dari empat orang dan menggunakan mobil yang parkir tepat di depan koperasi.

Toni menambahkan, koperasi tempat dia bekerja sudah dua kali kebobolan pencuri di bulan yang berbeda.

"Ini kejadian yang kedua. September lalu juga sempat dimaling, tapi tidak ada barang yang dibawa. Kalau yang sekarang diambil semua. Pelaku lebih dari tiga orang, menggunakan satu unit mobil," tutur Toni.

Sementaran, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pihaknya tidak mau berspekulasi.

Namun, lanjut dia, yang pasti para saksi dan bukti rekaman CCTV milik para tetangga koperasi sudah diperiksa.

"Ada beberapa keterangan dan petunjuk yang didapat. Indikasi pelakunya masih kami dalami. Kami bekerja sesuai bukti dan petunjuk, tidak mereka-reka," kata Harry.

Ia menuturkan, peristiwa itu merupakan pencurian rumah kosong, karena dilakukan kawanan pelaku saat koperasi belum dibuka.

"Itu pencurian rumah kosong, karena di dalamnya tidak ada orang. Koperasi kredit dan peminjaman uang. Kerugian materi uang tidak banyak, hanya dokumen penting. Tim masih bekerja di lapangan," tegas dia.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved