Pilpres 2019
Kampanye Terus Sandiaga Sampai Berambut Pete, Andi Arief: Lanjut Sudah Benar
Andi Arief menegaskan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto itu kalah aktif kampanye dibandingkan sang wakil Sandiaga Uno.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Y Gustaman
Tak sekadar posting, ia juga tampak menyindir Andi Arief.
"Neh Pak Andi Arief, rambut saya sampai berubah jadi warna hijau karena kampanye terus-menerus," tuturnya.
Sindiran itu pun ditanggapi Andi Arief pada Minggu siang (14/10/2018).
Andi Arief mengatakan, hal yang dilakukan Sandiaga Uno sudah benar dan minta dilanjutkan.
"Lanjut, sudah benar," imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, tanggapan Andi Arief tersebut telah diretweet sekitar 55 kali dan 184 likes.

Sebelumnya, kritik Andi Arief disampaikan melalui akun Twitter-nya, Jumat (12/10/2018) siang.
Berikut kutipan yang diunggah Andi:
"Ini otokritik: kalau dilihat cara berkampanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden," demikian tulis Andi.
Dalam cuitan selanjutnya, Andi melanjutkan, "Pilpres itu memilih Presiden, jadi kalau Pak Prabowo tidak mau keliling Indonesia aktif, enggak ada rumus ajaib untuk menang. Kalau Pak Prabowo agak males2an, kan enggak mungkin partai pendukungnya super aktif."
Andi kemudian mengatakan ia menyadari bahwa otokritik ini tidak populer, khususnya di kalangan pendukung Prabowo-Sandiaga sendiri.
Namun, Andi menegaskan, patut direnungkan mengenai bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas.
Menurut Andi, masa kampanye sekitar enam bulan ke depan merupakan waktu yang terlalu pendek dalam politik.
Andi Arief mengaku ia tak khawatir melontarkan kritik tersebut.
"Enggak khawatir ya. Saya kira (kritik saya) dikemukakan terbuka agar rakyat juga dilibatkan untuk mengontrolnya," ujar Andi saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (12/10/2018).