Kasus Korupsi

Pelayanan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Tergangu Imbas OTT KPK

"Pasti terbengkalai, kita tidak bohong, tapi sebisa mungkin harus tetap berkerja, harus tetap bekerja dengan segala keterbatasan," kata Neneng.

Pelayanan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Tergangu Imbas OTT KPK
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin di Kantor Bupati Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG SELATAN - Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin memastikan, pelayanan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi tergangu imbas Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan penyegelan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Neneng tidak menapik ada sejumlah pelayanan yang terbengkalai, namun dia memastikan untuk seluruh Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) khususnya di Dinas PUPR agar tetap bekerja dengan maksimal.

"Pasti terbengkalai, kita tidak bohong, tapi sebisa mungkin harus tetap berkerja, harus tetap bekerja dengan segala keterbatasan, semua SKPD harus bekerja lebih baik lagi," kata Neneng, Senin (15/10/2018).

Dia menambahkan, untuk aktivitas di kantor Dinas PUPR memang tehenti khususnya di lantai satu, lokasi dimana penyegelan dilakukan KPK. Sedangkan untuk aktivitas pegawai di lantai dua, hari ini tetap berjalan.

"Kembali menghimbau dan kembali menghimbau (pegawai agar bekerja lebih baik). Sekarang kan kita juga tidak tahu Kabidnya (Kepala Bidang) siapa aja yang diamankan. Yang diangkut siapa kan kita belum tahu. Yang stay (menetap) ada di kantor siapa saya tidak tahu," katanya.

Sebelumnya pada minggu sore, 14 oktober 2018, KPK diketahui melalukan operasi tangkap tangan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, KPK juga selanjutnya menyegel tiga ruangan di Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

Pukau Juri Hingga Dapat Golden Ticket American Idol, Ini Cerita Penyanyi Cilik Keturunan Indonesia

Sederet Fakta Pejabat Pemkab Bekasi yang Dicocok KPK, Diduga Suap Soal Meikarta dan Dolar Singapura

Adapun tiga ruangan yang disegel yakni ruangan Kepala Dinas PUPR, ruangan Sekertaris Dinas PUPR, dan ruangan Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR. Belum ada informasi lebih siapa saja penjabat yang diamankan KPK dalam operasi tersebut.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved