Breaking News:

Kabar Artis

Artis Augie Fantinus Ditahan Hampir Sepekan: Kondisi Jantung Dikhawatirkan, Sosoknya Berempati

Hampir sepekan ditahan komedian Augie Fantinus pertama kali terlihat mengenakan baju tahanan dan tangannya terborgol. Ada orang khawatir jantungnya.

KOMPAS.COM/TRI SUSANTO
Augie Fantinus berpose saat menghadiri peluncuran teaser trailer film Lagi-lagi Ateng di Gedung Soho, Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018). 

"Tiketnya habis karena sudah penuh, terus saya bilang please boleh gak saya beli. Pas ngomong gitu terus tiba-tiba polisi di sebelah nawarin," ujar Augie ditemui di Lapangan Basket Hall, GBK.

Lantaran tidak merasa seperti dituduhkan dalam video viral, polisi tersebut melaporkan Augie atas tuduhan pencemaran nama baik dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik pada Kamis malam.

"Atas video viral tersebut korban merasa harga dirinya tercemar sehingga korban melaporkan yang bersangkutan atas kejadian viral tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan, Jumat (12/10/2018).

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu membenarkan orang dalam video virla tersebut adalah anggota kepolisian, namun dipastikan tak terlibat percaloan tiket.

"Itu bukan calo ya. Setelah saya cek, dia mau refund tiket yang dia beli. Kalau calo kok anggota saya mau refund ke ticket box, bukan untuk ditawarkan ke penonton. Saya tegaskan tidak benar. Kita lagi cari tahu pemilik akun Instagram tersebut untuk kami klarifikasi," kata Roma.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan orang yang terekam dalam video yang diunggah Augie merupakan anggota polisi, tapi bukanlah calo tiket.

"Kejadian di GBK dekat dengan ticket box itu kan full, ingin tonton semua, jadi crowded. Akhirnya ticket box ditutup sementara. Kan ditakutkan di dalam enggak ada kursi," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (12/10/2018).

Saat itu, rombongan siswa SD Tarakanita meminta bantuan polisi untuk membelikan tiket menonton pertandingan basket sebanyak 100 lembar.

Polisi kemudian membantu rombongan siswa SD tersebut membelikan tiket lalu membagikanya kepada rombongan.

"Setelah diberikan ke SD Tarakanita, ternyata ada kelebihan lima tiket. Kemudian dicobalah tiket itu di-refund ke ticket box namun ternyata tidak bisa," ujar Argo.

Halaman
1234
Penulis: Yogi Gustaman
Editor: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved