Polemik Penertiban PAUD Tunas Bina di Jakarta Barat Hingga Camat Dicopot Anies
Sekolah yang terletak di Jalan Cengkeh Raya, RT 008 RW 007, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, tersebut sudah kini sudah tak berbentuk lagi.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Muhammad Zulfikar
Seorang warga lainnya, Eko, menyayangkan kejadian penertiban pada bangunan berusia sekitar 10 tahun tersebut.
Sebab, penertiban dilakuakan di hadapan anak-anak sekolah yang berusia di bawah 5 tahun.
"Sayang, itu penghijauan di PAUD bagus banget banyak tanaman. Cuma sayang cara mereka bongkarnya di depan anak-anak yang masih polos," kata Eko.
Relokasi
Eko menambahkan, usai penertiban, para murid dan guru sempat berkumpul pada Kamis pagi di depan reruntuhan bangunan sekolah.
Mereka bersiap melanjutkan proses belajar mengajar tetapi bangunan sekolah tidak memungkinkan lagi untuk dipakai.
Selanjutnya, mereka berjalan bersama untuk belajar di Kecamatan Tamansari yang terletak di Jalan Kemukus, Pinangsia.
Lurah Pinangsia Ilham Agustian mengatakan, setelah penertiban, PAUD Tunas Bina akan dipindahkan ke bangunan pengganti dan sementara belajar di Kecamatan Tamansari.
"PAUD-nya dibongkar tapi nanti direlokasikan ke kecamatan sementara karena menunggu bangunan pengganti di (Jalan) Kunir. Direlokasi karena ada penataan Kota Tua," kata Ilham.
PAUD tersebut dinilai berada di jalur hijau karena sedang ada pengerjaan penataan kota dengan pembuatan trotoar.
Namun, pengerjaan trotoar terhenti di bangunan sekolah dan pos RW.
Camat dicopot Anies

Akhir dari penertiban PAUD Tunas Bina tersebut adalah pencopotan Camat Tamansari Firman Ibrahim oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu.
Anies menyebut, pencopotan dilakukan akibat peristiwa tersebut.
"Iya betul, karena itu camatnya saya copot kemarin," ujar Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis.