Breaking News:

Info Kesehatan

Awkarin Akui 'Keracunan' Instagram, Ternyata Ini Tanda-tandanya dan Cara Mengatasinya

Awkarin mengaku dirinya 'keracunan' Instagram. Berikut ciri-cirinya dan cara mengatasi kecanduan Instagram.

Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Y Gustaman
www.espacios.media/Tangkapan layar YouTube Karin Novilda
Lambang akun Instagram (kiri) dan selebgram Karin Novilda atau Awkarin 

Hal itu juga berdampak pada interaksi kita di dunia nyata.

Sehingga ketika tidak memegang ponsel, kita akan merasa bosan atau gelisah.

5. Memantau 'likes'

Awkarin mengatakan, dirinya rajin memantau engagement akun Instagramnya.

Ia bahkan mengaku sempat sedih hingga depresi ketika engagement Instagramnya tak sesuai harapan.

"Kayak jadi over thinking dan over reacting. 'Apa yang kurang dari foto ini? Kayaknya udah bagus deh'. Sampai besoknya aku mikir lagi, cari ide lagi, apa yang harus dilakuin dan difoto biar likes dan engagementnya banyak," terangnya.

Ya, mereka yang sudah mengarah pada kecanduan Instagram akan sangat memerhatikan jumlah "likes" atau feedback yang diberikan pada unggahan mereka.

Unggahan pada Instagram dianggap sebagai validasi akan kepercayaan diri, sehingga mereka akan khawatir ketika tak mendapatkan jumlah "likes" yang cukup banyak.

Maka tak heran jika Awkarin dan beberapa selebriti memutuskan untuk menutup akun media sosialnya karena merasa hidupnya terdistraksi.

Hal itu dilakukan demi menjaga ketenangan hidupnya.

Nah untuk menjaga diri agar tak keracunan menggunakan Instagram, ada baiknya kita mengubah kebiasaan dalam bermain media sosial tersebut.

1. Batasi melihat ponsel

Cobalah mengurangi waktu berponsel (screen time).

"Lakukan kegiatan lain untuk mengganti waktu berselancar di media sosial, seperti olahraga atau memasak," kata Vohra.

2. Tinggalkan ponsel sebelum tidur

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Pittsburgh pada 2017 menemukan, mengakses media sosial 30 menit sebelum tidur mengakibatkan buruknya kualitas tidur.

Jadi, cobalah untuk berhenti menggunakannya sebelum tidur.

Follow:

3. Atur waktu online

Aturlah waktu untuk mengakses Instagram dan tentukan batas waktu maksimal.

Termasuk waktu mengangkat telepon dan memantau lini masa, jika perlu.

"Penelitian menunjukkan, mood akan menurun jika waktu online kita panjang dan tidak diatur. Hal ini akan membuat kita merasa frustrasi, kesepian dan depresi," kata psikolog klinis Dr. Jessamy Hibberd.

Penggunaan Instagram secara berlebihan memang bisa mengganggu kesehatan.

Namun, bukan berarti kamu mutlak harus meninggalkannya.

Penggunaan secara wajar dan positif juga bisa memberi dampak yang baik. (TribunJakarta.com/Kompas.co/TribunJogja.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved