Pilpres 2019

Tas Hitam Jokowi saat Datang ke Rumah Gus Dur Sempat Jadi Sorotan, Yenny Wahid Akhirnya Buka Suara

Tas hitam yang dibawa Paspampres Jokowi saat datang ke rumah Gus Dur sempat menjadi sorotan, Yenny Wahid akhirnya buka suara.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Widie Henaldi
Kolase TribunJakarta.com/YouTube TV ONE / Kompas
Tas Hitam dan Yenny Wahid 

"Lah iya itu apa isinya," imbuh Wahyu.

Resah Sikap Politik Yenny Wahid Disebut Wakili GusDurian, Alissa Wahid Singgung Soal Adu Domba

Yenny Wahid Dapat Posisi di TKN Jokowi-Maruf, Elite Demokrat Masih Jagokan Prabowo

Cucu Bung Hatta Protes Kakeknya Disamakan Sandiaga Uno, Cawapres Prabowo Tanggapi Santai

Yenny Wahid berseloroh tas tersebut berisi senjata yang akan digunakan Paspampres apabila ada pihak yang berusaha menganggu Jokowi.

"Itu kalau ada yang macem dar der dor dar der dor," kata Yenny Wahid.

"Itu kan prototipenya presiden," tambahnya.

Wahyu mengatakan banyak pihak yang mengira tas hitam tersebut berisi uang.

"Itu katanya isinya duit," kata Wahyu.

Yenny Wahid menegaskan hal tersebut tidaklah benar.

"Ini lah orang Indonesia kok senangnya hoaks-hoaks gitu," ucap Yenny Wahid.

Soroti Sikap Politik Alissa Wahid dan Yenny Wahid, Sudjiwo Tedjo: Gus Dur Selalu Bikin Repot

Yenny Wahid Dukung Jokowi-Maruf, Alissa Wahid Beberkan Kondisi Internal Keluarga

Walau begitu Yenny Wahid mengaku tak tahu pasti apa isi tas hitam itu.

Namun dirinya secara pribadi menduga tas tersebut berisi senjata ataupun benda kebutuhan Jokowi.

"Itu kan isinya senjata pak," ucap Yenny Wahid.

"Saya menduga itu senjata atau yang berhubungan dengan kebutuhan presiden," tambahnya.

Ia lantas menyindir pihak yang menyebut isi tas tersebut adalah uang.

"Aduh orang yang mikir kaya gitu pikirannya hanya uang saja, kalau kita enggak biasa begitu," ucap Yenny Wahid.

Tentang Gus Dur dengan Jokowi, Yenny Wahid: Dua duanya Berpikir Sederhana Namun Kaya dalam Karya

Beri Pidato Dukungan Jokowi-Maruf, Yenny Wahid Ungkap Kisah Gus Dur: Anak Yatim Hingga Jual Es Lilin

Terpisah mundur dari posisi sebagai Direktur Wahid Institute.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved