Lion Air JT610 Jatuh
Pasrah, Umar Tak Menyangka Momen Terkahir Bersama Saat Antar Istrinya ke Bandara Soekarno-Hatta
Umar mengaku tidak ada komunikasi lagi, tidak lama setelah itu, dia justru mendapatkan kabar bahwa pesawat maskapai Lion Air jatuh.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Umar Nayiri tidak pernah menyangka momen terkahir bersama istrinya, Yunita Sapitri (42), saat dirinya mengantarkan sang istri ke Bandara Soekarno-Hatta, Senin pagi (29/10/2018).
Yunia merupakan satu dari 181 penumpang pesawat Lion Air JT610 yang dikabarkan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.
Hingga kini, pihak keluarga belum mendapat titik terang tentang nasib wanita yang diketahui bekerja sebagai pegawai Badan Pemeriksa Keungan (BPK).
Umar saat ditemui di kediamannya di Jalan Belanak Raya, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mengatakan, ia pada Senin pagi sekitar pukul 03.00 WIB berangkat dari kediamannya menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan bus Damri.
"Saya antar istri saya langsung ke Bandara, kebetulan istri memang berdinas di Palang Karaya, setiap satu atau dua minggu sekali baru pulang," kata Umar.
Dia mengaku selama mengantarkan istri ke bandara tidak ada sedikitpun firasat buruk. Pasalnya, antar jemput istri ke bandara sudah biasa dilakukan.
Usai mengantarkan sang istri, Umar mengaku tidak ada komunikasi lagi, tidak lama setelah itu, dia justru mendapatkan kabar bahwa pesawat maskapai Lion Air jatuh.
"Enggak ada komunikasi lagi, saya dapet share-an info dari WA (whatsapp), saya cuma membatin "istri saya kan pake Lion", saya langsung hubungi tapi nggak bisa," kata Umar.
Mendapatkan informasi tersebut, Umar masih berusaha perpikir positif, ia lalu mencoba berulang kali menghubungi ke nomor ponsel istrinya namun tak ada jawaban.
"Saya hubungi saya pastiin lagi tetep nggak bisa. Tapi saya udah firasat, saya hubungin gak bisa terus, yaudah, ada yang nge-share daftar penumpang, istri saya ada di dalamnya," katanya.
• Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air JT610 Diberangkatkan Menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati
• 7 Orang yang Tidak Disarankan Memakan Timun, Bisa Fatal Jika Dilanggar
Mendapat informasi bahwa pesawat yang ditumpangi istrinya mengalami kecelakaan Umar masih berusaha berpikir postif bahwa istrinya pasti akan selamat.
Lalu tidak lama teman istrinya dari kantor BPK menghubungi untuk meminta dia ke kantor BPK di Jakarta.
"Terus pas sampe kantor BPK, udah dijelasin. Udah ada rilisnya. Tapi kan jenazahnya belom ketemu, belum ada kepastian, nanti kalau ada informasi dikasih tau lagi. Katanya disuruh nunggu aja," katanya.
Umar juga sebelumnya telah menyambangi Posko di Halim Perdanakusuma. Namun hingga kini infornasi tentang istrinya belum ada perkembangan yang signifikan.
"Saya belum dapet info lagi dari Basarnas atau Lion Air, yang aktif kantor BPK-nya yang menanyakan, saya minta infoin aja kalau ada apa-apa," kata Umar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/korban-lion-air_20181029_222423.jpg)