Pilpres 2019
Gerindra Tagih Janji, SBY dan AHY Singgung Capres Superstar dan Kerugian Prabowo-Sandiaga
SBY dan AHY buka suara terkait janji yang disindir oleh Sekjen Gerindra. Keduanya sebut dalam koalisi harusnya jangan mengeluarkan pendapat sembarang
Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Y Gustaman
"Saat ini rakyat ingin dengar dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan."
"Kalau 'jabaran visi-misi' itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi," imbuh Presiden ke-6 RI ini.
SBY menegaskan pihaknya lebih mengutamakan partai daripada pencalonan Prabowo-Sandiaga.
"Terakhir, saya pikir tak ada satu pun partai politik (yang tak punya capres dalam pemilu serentak ini) yang tak utamakan partainya."
"Kalau Partai Demokrat yang terus diributin, para kader Demokrat tak perlu gusar & kecil hati. Go on. Kita tak pernah ganggu partai lain," tandas SBY.
Tak berbeda jauh dengan sang ayah, AHY mengatakan koalisinya memang sempat mengeluarkan pernyataan yang tak dikondisikan sebelumnya.
Hal itu menurutnya menjadi polemik yang kemudian merusak koalisinya sendiri, terutama capres dan cawapresnya.
"(Koalisi) harus sering berkomunikasi dengan baik. Janganlah terlalu sering melontarkan asumsi-asumsi tanpa komunikasi terlebih dahulu. Itu kemudian menjadi polemik," terang AHY dalam diskusi Rosi di Kompas TV, Jumat (16/11/2018).
"Yang rugi adalah koalisi sendiri. Kalau koalisi dianggap tidak solid, tidak kompak, yang rugi adalah pasangan calon presiden dan wakil presiden sendiri," imbuh AHY.
Kendati begitu, AHY menegaskan partainya tetap menjadi bagian dari koalisi dan mendukung paslon capres nomor urut 02 itu.
"Demokrat tentunya ingin menjadi bagian dari koalisi yang memperkuat upaya dari tim pemenangan Prabowo-Sandi," terang AHY.
Saat ditanya Rosiana soal janji dalam koalisi tersebut, AHY lebih memilih disebut sebagai komitmen bersama.
Follow:
Komitmen itu, sambung dia, baiknya tidak dijelaskan panjang lebar kepada publik, sebab yang terpenting adalah memberikan dampak elektoral yang positif untuk koalisinya.
"Komitmen yang kami maksud adalah bagaimana kami saling memberikan dampak elektoral yang positif. Kami sangat ingin membantu, menyukseskan, memenangkan paslon capres dan cawapres Pak Prabowo dan Bang Sandiaga Uno," papar AHY.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ahy55_20180915_104002.jpg)