Camat Kebayoran Lama Tindaklanjuti Laporan Sopir Angkot di Cipulir yang Mengadu Ke Gubernur Anies

Ali menjelaskan sempat ada tindakan pungli yang dilakukan oleh sejumlah orang kepada para sopir angkutan umum di Cipulir.

Camat Kebayoran Lama Tindaklanjuti Laporan Sopir Angkot di Cipulir yang Mengadu Ke Gubernur Anies
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Camat Kebayoran Lama, Sayed Ali (paling kanan) di kantor Camat pada Jumat (23/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Camat Kebayoran Lama, Sayed Ali, memimpin apel jelang penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), Parkir Liar, hingga Pencabutan Alat Peraga Kampanye yang langgar aturan di Kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Saat memimpin apel, Sayed Ali sempat bercerita mengenai aduan yang diterima Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat dirinya berada di Buenos Aires, Argentina.

Ali menjelaskan sempat ada tindakan pungli yang dilakukan oleh sejumlah orang kepada para sopir angkutan umum di Cipulir.

Sopir angkutan umum itu pun melaporkan pungutan liat itu melalui pesan Whatsapp kepada Anies Baswedan saat di Argentina.

Pejabat Kecamatan Kebayoran Lama kemudian langsung menindaklanjuti saat menerima laporan itu.

Sayed Ali berharap di apel itu agar para petugas selalu waspada agar kejadian itu tak berulang.

"Ini sudah kami tertibkan (pelakunya) dan sudah kami serahkan kepada Polsek Kebayoran Lama," kata Ali kepada para peserta apel pada Jumat (23/11/2018).

Saat ditemui terpisah, Sayed Ali menerangkan ia mendapatkan pesan dari Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali untuk menindaklanjuti aduan tersebut.

"Pak Anies memberi tahu ke Pak Wali kemudian sampaikan kepada saya untuk menindaklanjuti laporan itu. Hari itu juga pihak kami tangani. Sopir angkot yang lapor langsung ke Pak Anies," katanya.

Sebab, dua pelaku yang terdiri dari preman dan anak-anak punk itu memeras dengan cara meminta pungli kepada para sopir.

"Kami tangkap pelaku sebanyak dua orang. Timer di kebun Mangga dan anak punk di jalan Cidodol, sekarang keadaan sudah kondusif," katanya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved