Prudential Berikan Program Pelatihan Literasi Keuangan untuk Perempuan

Prudential Indonesia kembali mengadakan rangkaian kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan untuk perempuan Indonesia.

Penulis: Anisa Kurniasih | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Konferensi pers Kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan untuk perempuan Indonesia 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Prudential Indonesia kembali mengadakan rangkaian kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan untuk perempuan Indonesia.

Pelatihan tersebut bertujuan agar mampu mengelola keuangan keluarga dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Pelatihan literasi keuangan ini menjadi salah satu fokus utama dan program unggulan Community Investment Prudential Indonesia di bidang Edukasi.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2016 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kurang dari 30 persen orang Indonesia yang melek keuangan.

Artinya, tingkat pemahaman masyarakat Indonesia terhadap berbagai produk dan jasa keuangan masih cukup rendah.

Melalui survei tersebut juga terungkap bahwa tingkat literasi keuangan perempuan sebesar 25,5 persen lebih rendah dibandingkan pria sebesar 33,2 persen.

Hal tersebut membuat perempuan lebih berisiko terdampak dari berbagai isu sosial seperti kejutan finansial tak terduga serta kesenjangan sosial.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengungkapkan, “Kami percaya pada tingginya potensi perempuan Indonesia terhadap kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang," ujarnya di Gedung Dharma Wanita Pusat, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).

Oleh karena itu, menurutnya menaruh perhatian besar kepada perempuan pada program peningkatan literasi keuangan yang dijalankan sangatlah penting karena hal tersebut sejalan dengan strategi pemerintah yang menempatkan perempuan sebagai salah satu prioritas utama dalam berbagai program peningkatan literasi keuangan di Indonesia.

Rangkaian program pelatihan tahun ini dimulai sejak awal Oktober di Manado, lalu berlanjut ke Ambon, Sorong, Malang, dan ditutup hari ini di Jakarta.

Dari lima kota tersebut, lebih dari 2.500 perempuan dari berbagai kalangan dan latar belakang, khususnya perempuan di kalangan masyarakat menengah ke bawah, berpartisipasi dalam rangkaian Pelatihan Literasi Keuangan untuk Perempuan tahun ini.

Pemilihan kota-kota pelatihan dilakukan dengan melihat indeks literasi di bawah rata-rata nasional (29.66%) seperti Manado (Sulawesi Utara dengan indeks 28.7%), Ambon (Maluku dengan indeks 26.2%), Sorong (Papua Barat dengan indeks 19.3%).

Melalui program ini, para peserta mendapatkan pelatihan dasar mengenai pengelolaan keuangan dasar secara komprehensif dari para fasilitator yang kompeten dan berpengalaman, yang merupakan karyawan dari Prudential Indonesia atau disebut juga PRUvolunteers.

Para fasilitator memberikan edukasi kepada peserta mengenai jenis lembaga keuangan (konvensional dan syariah) dan berbagai instrumen keuangan seperti tabungan, asuransi, pinjaman, atau dana pensiun sebagai solusi proaktif untuk merancang masa depan keuangan yang terencana dan minim risiko.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved