Polsek Ciracas Dibakar
Ikut Keroyok Anggota TNI, Tukang Parkir Iwan Dicari Puluhan Orang Hingga Rumahnya Diobrak-abrik
Sejumlah tukang parkir pengeroyok dua anggota TNI diburu puluhan orang tak dikenal. Iwan salah satunya. Rumah orangtuanya jadi korban.
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Y Gustaman
Didatangi puluhan orang
Sehari setelah pengeroyokan itu, puluhan orang tak dikenal mendatangi rumah Holuan Hutapea untuk mencari Iwan, anaknya.
Holuan Hutapea masih sangat terguncang, kaget, atas apa yang menimpa rumahnya di Cibubur, Jakarta Timur, pada Selasa (11/12/2018).
Ia bercerita kepada TribunJakarta.com dengan nada pelan, puluhan orang tak dikenal dalam rentang waktu 10 jam mendatangi rumahnya.
"Pertama datang pukul 12.00 WIB, ada enam orang datang nyari anak saya. Kemudian terakhir sekira pukul 22.00 WIB, datang lagi 40 orang," ucap Holuan Hutapea.
"Kalau yang kedua dan ketiga saya lupa berapa orang dan jam berapa," tambah dia.
Ketika puluhan orang datang ke rumahnya, Holuan Hutapea sedang berbincang bersama para tetangganya di depan rumah.

Tetangga diminta tutup pintu
Dari kejauhan terdengar suara ribut yang meminta sejumlah warga di sekitar rumah Holuan Hutapea untuk segera masuk dan menutup pintu rumah mereka.
"Jadi jarak sekira 100 meter mereka datang dan menyuruh tetangga sekitar sini masuk rumah. Mereka bawa kayu dan besi," terang Holuan Hutapea.
Tak lama berselang, raut wajah Holuan Hutapea tiba-tiba berubah.
Ia ketakutan saat menceritakan rumahnya didobrak dan diobrak-abrik oleh puluhan orang tersebut.
"Sampailah mereka di depan saya dan bertanya apa benar ini rumah Iwan, lalu saya jawab iya. Setelah itu, mereka langsung memaksa saya masuk (ke rumah tetangga di depan rumahnya) lalu mendobrak pintu dan mengobrak-abrik seisi rumah saya," kata dia.
Sekitar 10 menit lamanya, puluhan orang itu mengobrak-abrik rumah milik Holuan Hutapea untuk mencari Iwan.
Tak hanya perabotan rumah tangga dan barang elektronik yang rusak, warung milik Holuan Hutapea pun turut menjadi sasaran amuk massa.