Polsek Ciracas Dibakar

Ikut Keroyok Anggota TNI, Tukang Parkir Iwan Dicari Puluhan Orang Hingga Rumahnya Diobrak-abrik

Sejumlah tukang parkir pengeroyok dua anggota TNI diburu puluhan orang tak dikenal. Iwan salah satunya. Rumah orangtuanya jadi korban.

Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kediaman Holuan Hutapea (63) orangtua Iwan terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI di Arundia, Ciracas, Jakarta Timur. Dirinua tak menyangka, puluhan orang tak dikenal (OTK) menyatroni rumahnya untuk mencari anaknya Iwan. 

"Saya nanya mau ke mana? Ada yang beli kopi. Mas mau ke mana sih rame-rame," ujar Juliah menceritakan malam itu.

Pertanyaan Juliah dijawab ringan puluhan orang yang duduk di warungnya. Lalu mereka pergi meninggalkan warung milik Juliah.

"Mau jalan-jalan aja bu. Terus jalan mereka," tambah Juliah.

Selang 30 menit, orang datang kembali dalam jumlah lebih banyak.

"Enggak taunya balik lagi, ramai banget. Terus ada yang bilang ayo kita ke TKP," jelas Juliah.

Juliah panik motornya di dalam Mapolsek Ciracas. Ia takut dengan banyaknya orang yang datang, akhirnya mereka motornya ditinggal di dalam Mapolsek Ciracas.

ia pun diminta menutup warungnya. Juliah pun terpaksa membawa barang seadanya yang bisa diselamatkan dari warung.

"Saya ambil radio sama tivi lalu bawa. Saya di pemadam diumpetin di situ, aduh warung saya, aduh suami saya, aduh adek saya pada di sini," beber Juliah.

Kerusuhan tersebut menurut Juliah terus terjadi hingga Rabu pukul 01.30 WIB. Dini hari itu ada empat mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api. (TribunJakarta.com/Tribunnews.com/Warta Kota)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved