Libur Panjang, Sebagian Warga Depok Pilih Mancing Ikan di Situ Rawa Kalong

Memancing ikan di tempat pemancingan atau Situ masih jadi satu hobi sekaligus hiburan melepas penat setelah disibukan dengan berbagai aktivitas

Penulis: Bima Putra | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 
Pemancing di Situ Rawa Kalong, Cimanggis, Depok, Selasa (25/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Memancing ikan di tempat pemancingan atau Situ masih jadi satu hobi sekaligus hiburan melepas penat setelah disibukan dengan berbagai aktivitas yang digemari sebagian warga Kota Depok.

Situ Rawa Kalong yang terletak di Kelurahan Curug, Cimanggis jadi satu tempat pilihan para pemancing menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, sekaligus berlibur.

Imam (35), warga Kelurahan Harjamukti termasuk warga yang memilih menghabiskan waktu liburnya dengan memancing bersama sejumlah teman di Situ Rawa Kalong.

"Mumpung libur, sengaja datang buat mancing. Kebetulan sudah lama enggak mancing karena sibuk kerja. Biar enggak lupa cara mancing juga lah, walaupun enggak jago tapi kan harus latihan," kata Imam di Situ Rawa Kalong, Selasa (25/12/2018).

Bermodal joran, kail, senar dan berbagai peralatan pancingan lain, Imam optimis dapat memboyong ikan Patin ukuran besar agar dapat dinikmati bersama keluarga di rumah.

Bila kebanyakan pemancing memilih datang di sore hari, dia rela datang lebih awal dengan harapan mengurangi persaingan antara sesama pemancing dan meraih hasil maksimal.

"Sengaja datang lebih awal biar enggak terlalu ramai, semoga sih bisa dapat Patin yang besar. Kalau orang-orang memang lebih banyak datang pas sore hari sih. Tapi saya lebih suka enggak banyak orang, biar enggak ada saingan lah," ujarnya.

Juru Situ Rawa Kalong, Miminrusmini (47) mengatakan jumlah pemancing yang datang ke Situ Rawa Kalong saat akhir pekan atau libur panjang memang melonjak.

Musibah Tsunami Selat Sunda, BNPB: 429 Orang Meninggal Dunia dan 1.485 Luka

Libur Natal dan Tahun Baru, Pengunjung Monas Meningkat Hingga Ratusan Ribu Satu Hari

Segelintir pemancing bahkan rela bertahan hingga larut malam demi membawa pulang ikan yang mereka incar dan memuaskan rasa penasaran mereka.

"Kalau liburan yang mancing lebih banyak, biasanya paling ramai itu sore. Tapi ada juga yang bertahan sampai malam. Namanya orang mancing sih ada saja," ucap Miminrusmini.

Ikan Mujaer, Patin menurutnya masih jadi incaran para pemancing yang berdatangan ke Situ yang di tahun 2020 nanti bakal direvitalisasi oleh Pemerintah Jawa Barat.

Selain ikan, ada pula warga yang berupaya mencari tutut, udang untuk dijual atau hanya sekedar dikonsumsi secara pribadi bersama keluarga di rumah.

"Kebanyakan nyari mujaer sama patin, ada juga yang nyari tutut atau udang. Kalau buat diapain ya ada yang dijual atau dimakan sendiri, tergantung orangnya saja," lanjut dia.

CEO Hijup Diajeng Lestari Unggah Video Tempat Penghafal Al Quran di Banten Tak Tersentuh Tsunami

VIDEO Pemakaman Dylan Sahara Istri Ifan Seventeen di Ponorogo

Meski hasil memancing tak sebanyak dulu, masih ada warga yang merelakan waktunya demi meraih hasil tangkapan sekira tiga kilogram sebelum akhirnya pulang.

Menurutnya, jumlah ikan di Situ Rawa Kalong menurun karena tak pernah ada pembibitan sementara para pemancing terus berusaha mengeruk berkah alam itu.

"Kalau sekarang jumlah ikan memang turun. Karena enggak pernah ada pembibitan tapi ikan terus dipancing, sedangkan mereka butuh waktu untuk berkembang biak," jeias Miminrusmini.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved