Pilpres 2019
Disangka Bela Prabowo Soal 'Afrika', Sudjiwo Tedjo Tak Terima: Kamu Kurang Data
Budayawan Sudjiwo Tedjo dituding membela calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait 'Haiti'.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Rr Dewi Kartika H
"Sejatinya ndak papa kau sebut aku cebong/kampret.
Wong Hanuman lahir dari Retno Anjani yg bertapa menjadi cebong.
Dan PakDe Hanuman, Resi Subali, bisa menjadi resi yg Rahvana aja kalah, setelah bertapa menjadi kampret di hutan Sunyapringga.
Hidup cebong! Hidup kampret!," tulisnya.
Minta Tsunami Banten Tak Dihubungkan dengan Azab
Budayawan Sudjiwo Tedjo meminta tsunami yang menerjang Banten, pada Sabtu (22/12/2018) tak dikaitkan dengan azab.
Diketahui, setiap kali ada bencana alam yang melanda Indonesia, beberapa masyarakat justru mengaitkannya dengan azab Tuhan.
Selain itu, ada juga yang menghubungkan bencana alam dengan politik.
Sudjiwo Tedjo lantas berharap pihak yang menyukai ataupu tidak memyukai pemerintahan Jokowi untuk tak lagi melakukan hal demikian.
"Suka/tidak sama rezim ini, mari ndak usah spekulasi bahwa tsunami Banten ini adzab," tulis Sudjiwo Tedjo, pada Minggu (23/12/2018).
Penelusuran TribunJakarta.com tsunami yang melanda Banteng dan Lampung menelan ratusan korban jiwa.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan data yang ia terima hingga pukul 13.00 WIB menyebutkan sebanyak 168 meninggal dunia, 745 luka, dan 30 orang hilang.
Akibat tsunami yang menerjang sekitar pukul 21.00 tersebut sebanyak 558 unit rumah rusak, 9 hotel rusak berat, 60 warung kuliner, dan 350 perahu rusak.
"Jumlah masih akan terus bertambah,ini masih data sementara. Mulai dari TNI, Polri, PMI, Tagana, BPBP masih terus melakukan pencarian korban. Jalan-jalan. Juga masih ada yang tertutup material yang terbawa tsunami," katanya saat jumpa pers di kantor BPBD DIY, Minggu (23/12/2018).
• Jadi Korban Tsunami Banten, Istri Ade Jigo Sempat Ikut Pengajian Kiwil
• Lolos dari Tsunami Banten, Ifan Seventeen Selamat karena Benda Sederhana Ini
TONTON JUGA