Besok, Pemkot Bekasi Mulai Berlakukan Tarif Transpatriot

Pemerintah Kota Bekasi telah resmi mengeluarkan tarif angkutan umum Transpatriot sebesar Rp 4 ribu satu kali perjalanan.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Trans Patriot saat behenti di halte Gedung Pemda Lama, Jalan Ir Juanda Bekasi Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi telah resmi mengeluarkan tarif angkutan umum Transpatriot sebesar Rp 4 ribu satu kali perjalanan.

Besok, Kamis 3 Januari 2018, tarif tersebut mulai diberlakukan.

Sekertaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dedet Kusmayadi mengatakan, penetapan tarif telah resmi dikeluarkan melalui surat keputusan (SK) Kadishub Nomor 551.2/kep/4764-dishub/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018 tentang Tarif Angkutan Umum Massal Bus Trans Patriot.

"Besok sudah mulai efektif diberlakukan (tarif Transpatriot)," kata Dedet saat dikonfirmasi, Kamis, (2/1/2018).

Dedet mengatakan semua penumpang dikenakan tarif yang sama baik penumpang umum maupun pelajar.

"Sementara masih dikenakan tarif yang sama sambil kita adakan evaluasi, tapi kedepan kita akan rancang untuk itu (tarif pelajar)," ungkap Dedet.

Sementara, Kepala Divisi Transpatriot Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) Nirwan Fauzi mengatakan pihaknya selaku pengelola telah siap memberlakukan tarif Transpatriot.

Segala perlengkapan seperti tiket juga sudah disiapkan.

"Kalau persiapan kita sudah matang, hari ini juga kita sudah lakukan sosialisasi ke penumpang kalau besok sudah diberlakukan tarif sebesar Rp 4 ribu," kata Nirwan.

Sosialiasi kata dia dilakukan dengan cara membuat pengumuman yang ditempel di jendela bus.

Bus Trans Patriot saat uji coba operasional hari pertama, Senin (26/11/2018).
Bus Trans Patriot saat uji coba operasional hari pertama, Senin (26/11/2018). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Selain itu, petugas layanan bus (PLB) atau kenek secara intens memberitahukan ke penumpang perihal pemberlakuan tarif.

"Kita hanya punya waktu satu hari sosialisasi melalui pengumuman di bus, melalui medsos, dan petugas secara intens memberitahukan ke penumpang," ungkap dia.

Adapun teknis penarikan tiket kata Nirwan, penumpang naik bus terlebih dahulu, lalu petugas layanan bus akan melakukan penarikan tarif dengan cara memberikan tiket.

"Pembayaran dilakukan secara tunai, petugas kita akan memberikan tiket ketika penumpang naik," jelas dia.

Suasana di dalan Bus Trans Patriot yang sudah beroperasi sejak, 26 November 2018 lalu.
Suasana di dalan Bus Trans Patriot yang sudah beroperasi sejak, 26 November 2018 lalu. (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)
Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved