Proses Pengangkutan Sampah di Kali Pisang Batu Diprediksi Satu Bulan

"Alatnya kurang, ini juga enggak maksimal, kita maunya yang amphibi yang bisa jalan di air jadi bisa maksimal pengangkutannya," kata Zainal.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Proses pengangkutan sampah di Kali Pisang Batu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TARUMAJAYA - Proses pengangkutan sampah di Kali Pisang Batu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi bisa memakan waktu hingga satu bulan.

"Ini kalau kita lihat dari tumpukan sampah begini, enggak cukup seminggu atau dua minggu yah, kemungkinan sebulan bisa," kata Kepala Desa Pahlawan Setia Zainal Abidin, Senin (7/1/2019).

Dia menambahkan, terdapat dua desa yang terdampak tumpukan sampah Kali Pisang Batu.

Desanya dan Desa Setia Mulya. Diperkiranan, sampah menumpuk sepanjang aliran kali hingga 1,5 kilometer.

Proses pengangkutan yang saat ini sedang berlangsung kata dia belum maksimal.

Sebab, dua alat berat serta puluhan truk sampah yang diterjunkan untuk mengangkut sampah dinilai belum cukup untuk mengankut sampah sebanyak itu.

"Alatnya kurang, ini juga enggak maksimal, kita maunya yang amphibi yang bisa jalan di air jadi bisa maksimal pengangkutannya," kata Zainal.

Pengangkutan sampah sudah dilakukan sejak Sabtu, 5 Januari 2019.

Sampai dengan hari ini, proses pengangkutan sampah masih berlangsung.

Adapun jumlah sampah yang telah diangkut sebanyak 100 truk.

Kodim Kabupaten Bekasi Siap Bantu Pengangkutan Lautan Sampah di Kali Pisang Batu Tarumajaya

Sebelumya, Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Suprianto mengatakan, proses pengangkutan sampah di Kali Pisang Batu, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi ditargetkan rampung dalam waktu dua hari.

Dodi menjelaskan, pengangkutan sampah sudah dilakukan sejak kemarin, Sabtu, 5 Januari 2019. Adapun jumlah sampah di Kali Pisang Batu diperkirakan mencapai 200 truk dengan kapasitas satu truk mampu menampung tujuh kubik sampah.

"Hari ini harus kelar (selesai) karena besok senin mobil-mobil saya udah pada ngangkut di wilayah, nanti pada komplain perumahan kalau gak di angkut," kata Dodi kepada TribunJakarta.com, Minggu, (6/1/2019).

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved