Pilpres 2019
Romahurmuziy 'Ralat' Doa Mbah Moen yang Sebut Nama Prabowo, Sudjiwo Tedjo: Doakan 1 Hatinya 2
KH Maimun Zubair menyebut nama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berdoa di samping Presiden Jokowi menimbulkan polemik.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Kurniawati Hasjanah
Berikut penjelasan lengkapnya :
1. Mulai semalam beredar potongan video yg dihashtagkan #KyaiMaimoenDoakanPrabowo dimana ulama kharismatis NU Mbah Moen mendoakan @prabowo saat menerima @jokowi di kediaman beliau di rembang.
2. Saat membaca doa beliau memang salah mengucap (sabqul lisan). Terbukti bahwa antara isi doa sebelumnya dan ucapan "prabowo" tidak nyambung. Krn Mbah Moen melafalkan jelas "hadza rois (presiden ini) dan mendoakan untuk menjadi presiden kedua kalinya (marroh tsaniyah)
3. Jelas di sini, siapa yang dimaksud menjadi presiden kedua kalinya, tentu merujuk Pak @Jokowi. Beliau saat ini menjadi presiden di periode pertama.
4. Ini juga semaki memperjelas bahwa Doa yang tadi itu yang isinya mendoakan agar jadi presiden kedua kali itu untuk Jokowi bahkan ditegaskan dua kali dengan menyebut "Jokowi" dan "Joko widodo".
5. Perlu diketahui stlh acara resmi selesai, sy dan pak @jokowi diterima di kediaman Mbah Moen & diajak sholat berjama'ah di kamar pribadi beliau. Sy mendengar dengan baik, pak @jokowi mengimami sy dg membaca surat Al-Humazah di raka'at pertama, dan surat Al-Quraisy di raka'at 2

6. Seterusnya Mbah Moen langsung berdoa dan kami mengaminkan. Isinya kurang lebih dlm bahasa Indonesia: "jadikanlah Jokowi sbg pemimpin yg amanah, jadikanlah Jokowi sbg pemimpin yg mampu membawa penduduk muslim Indonesia beribadah dg tuma'ninah.
7. Dan jadikanlah kepemimpinannya yg pertama berkah, dan jadikanlah ia terpilih utk kedua kali (Arab-marrotain)".
8. Tentu sy tdk sepantasnya merekam doa tersebut krn begitu khusyu' Mbah Moen berdoa. Maka sy mohon izin utk membuat vlog ttg ketegasan sikap Mbah Moen yg sdh tercermin dlm doa yg dipanjatkan sebelumnya.
9. Sy sudah menduga akan ada gorengan yg dimainkan pendukung paslon 02 maka, maka keberadaan vlog itu menjadi sangat penting.
Silahkan dilihat lagi disini
Menggapi polemik tersebut, awalnya Sudjiwo Tedjo mengatakan sebuah doa tergantung berdasarkan hati bukannya sesuatu yang diucapkan mulut.
Hal tersebut disampaikan Sudjiwo Tedjo melalui kicauannya di Twitter, pada Minggu (3/1/2019).
Sudjiwo Tedjo membahas soal polemik doa Mbah Moen itu dengan menggambarkan percakapan tiga tokoh perwayangan, Semar, Gareng, dan Bagong.
Pernyataan Semar yang menyebut doa tak berurusan dengan yang diucapkan mulut, membuat Gareng senang.
Pasalnya menurut Gareng meski dimulut mengucapkan pasangan calon presiden nomor urut 02, namun di dalam hati tetaplah mendoakan pasangan calon presiden nomor urut 01.
• Mulanya Tanpa Syarat Kini Abu Bakar Baasyir Bebas Pakai Syarat, Sudjiwo Tedjo: Aku Kudu Piye Mbah?
• Megawati HUT ke-72, Sudjiwo Tedjo Kenang Kebersamaan 23 Tahun Lalu: Semoga Masih Bagai Sedia Kala