5 Garong Maling 440 Kilogram Baju Asics Siap Kirim ke Korea Selatan

Victor menjelaskan awal kejadian terjadi saat PT. Daedong mencari ekspedisi lokal untuk mengantarkan barang mereka ke Korea Selatan.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Komplotan bandit yang menggasak ratusan kilogram garmen merk Asics milik PT. Daedong yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (22/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Komplotan bandit gasak ratusan kilogram garmen milik PT. Daedong yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Peristiwa yang terjadi pada 26 September 2018 itu dilakukan oleh komplotan garong yang melakukan kegiatan pidana tersebut secara terstruktur di Jalan Raya Cilebut Tugu Wates, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat.

Diketahui, komplotan bandit tersebut beranggotakan lima orang yang S, YS, AF, AS, dan W yang dicokok Polresta Bandara Soekarno-Hatta secara bergantian.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan mengatakan, kelima pelaku tersebut menggasak 440 kilogram garmen merk Asics milik PT. Daedong.

Aksi Sadis Pembacokan Tiga Remaja Saat Nongrkong di Jalan Raya Kaliabang Tengah Bekasi

Kelimanya pun melancarkan aksinya saat proses pengangkutan garmen dari Bogor, Jawa Barat menuju Bandara Soekarno-Hatta.

"Para tersangka secara bersamaan melakukan pencurian garmen milik PT. Daedong seberat 440 kilogram atau sebanyak 993 potong garmen yang akan dikirim ke Korea melalui Bandara Soekarno-Hatta," kata Victor di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (22/2/2019).

Victor menjelaskan awal kejadian terjadi saat PT. Daedong mencari ekspedisi lokal untuk mengantarkan barang mereka ke Korea Selatan.

Setelah pencarian, akhirnya S mengambil kesepakatan sebagai sopir ekspedisi PT. Trans Utama Indokarya yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Selain Aceh, Sindikat Ganja Bungkus Kopi Juga Pesan Ratusan Kilogram Ganja dari Daerah Lain

Tersangka S pun membawa kendaraan ekspedisi dengan membawa garmen merk ASICS sebanyak 197 koli atau sebanyak 3.897 potong yang direncanakan akan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta.

"Awalnya pelaku AF menerima order dan meminta AS untuk menyediakan kendaraan truk Fuso. Kemudian tersangka S menjadi sopir truk dan mengangkut total 2,2 ton garmen di Ciawi," kata  Victor.

Ditengah perjalanan, S bersama YS membelokkan kendaraan mereka ke arah Jalan Raya Cilebut, Bogor untuk bertemu dengan AS untuk menggasak garmen yang diangkut.

Tertangkap Tangan Saat Begal Driver Ojek Online, 3 Remaja Diringkus Polisi di Duren Sawit

Menurut Victor, dari pengakuan tersangka, ribuan barang yang sudah dibungkus rapih tersebut dibuka menggunakan sebilah pisau.

"Usai membuka bungkusan dan mengambil beberapa bagian, mereka menutup kembali kardusnya seperti tidak dibuka. Mereka pun mengambil barang secara acak dari kardus lain ke lain kardus supaya tidak seperti hilang barangnya," beber Victor.

Setelah berhasil menggasak 440 kilogram garmen, pelaku W membawa barang curian mereka menggunakan mobil pikap yang akhirnya mereka jual ke toko baju di kawasan Bogor seharga Rp 45 juta.

31 Paket Ganja Dalam Bungkus Kopi Asal Aceh Rencananya Bakal Diedarkan di Jaktim dan Jakpus

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved