Breaking News:

Pileg 2019

Modal Minim, Pengemudi Ojol yang Nekat Jadi Caleg di Bekasi Cuma Beli Stiker 3 Rim

Sejuah ini, dia tetap melakukan sosialisasi kampanye dengan cara menyambangi komunitas-kominitas ojol di daerah pemilihannya.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
M. Yusuf Rachman caleg DPRD Kabupaten Bekasi Dapil III dari PDI Perjuangan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - M. Yusuf Rachman (40), pengemudi ojek online (ojol) yang mencalonkan diri jadi anggota legisltaif DPRD Kabupaten Bekasi dari PDI Perjuangan, tidak memiliki logistik penunjang kampanye yang memadai.

Yusuf saat dijumpai dikediamannya, Jalan Muara Bahari Agung Sunter, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mengaku sampai detik ini belum sama sekali memasang alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk, pamflet, atau bahkan kaos sekalipun.

Modal maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) yang minim membuat Yusuf terpaksa memilih cara kampanye begerilya sosialisasi dari mulu ke mulu.

Cerita Yusuf, Pengemudi Ojek Online yang Jadi Caleg DPRD Kabupaten Bekasi

Dibantu rekan sesama ojol, kampanye dilakukan secara sederhana dan sukarelawan.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum pasang (spanduk)," kata Yusuf sambil tertawa saat ditanya berapa banyak APK yang dipasang untuk kampanye, Kamis, (7/3/2019).

Dia mengaku sampai saat ini belum mendapatkan dukungan partner dari sesama caleg untuk DPRD tingkat provinsi atau bahkan DPR RI.

Seperti caleg tingkat Kabupaten kebanyakan, biasanya mereka bekerja sama mendulang suara di daerah pemilihan tingkat kecamatan.

"Belum saya masih sigle fighter, pernah coba-coba ngajuin (partner) dengan beberapa caleg dari PDIP juga untuk Provinsi atau DPRRI, cuma kebanyakan mereka udah punya partner," katanya.

Untuk menjadi caleg DPRD Kabupaten Bekasi, Yusuf mengaku sudah habis sekitar Rp 30 juta, modal itu ia gunakan untuk keperluan seperti kelengkapan berkas, ongkos keliling sosialisasi ke daerah pemilihannya, hingga biaya mencetak atribut kampanye berupa stiker.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved