Sudah Turun di Stasiun Depok, Yahdi Naik Lagi KRL Karena Tahu Ada Jokowi di Gerbong Depan
"Akhirnya saya naik lagi ke gerbong yang ada Pak Jokowi-nya. Naik lagi, sengaja biar bisa deket gitu ya, untung-untung bisa dapet foto," sambungnya.
Tetapi, ada pula satu dua penumpang yang setelah berfoto terlihat berlama-lama berdiri di samping Jokowi.
"Kan ada yang (berseru) ayo yang Stasiun Citayam turun biar bisa gantian foto, kata beliau gitu. Dan saya tanya ke Pak Jokowi langsung, saya agak bisik sedikit, 'Pak ada yang ngawal nggak, Pak?'.
(Dijawab) 'Ada itu satu orang'. Jadi dijawab langsung oleh Pak Jokowi bahwa beliau ada yang ngawal," ujar Yahdi.
Sembari berfoto, Yahdi menyampaikan pesannya ke Jokowi. Ia meminta supaya pembangunan tetap berwawasan lingkungan.
Yahdi juga menyampaikan, di Jawa Barat, terutama di Depok dan Bogor, banyak yang membuang sampah sembarang ke sungai.
Akibatnya, sungai-sungai menjadi dipenuhi sampah.
Mendengar ucapan Yahdi, Jokowi terlihat menganggukan kepala pertanda ia menerima masukan tersebut.
"Ada juga yang menyampaikan pesan, cuma saya nggak begitu dengar. Tapi terlihat dari pembicaraan itu banyaknya Pak Jokowi menganggukan kepala, artinya beliau itu menerima masukan, jadi banyak orang cerita," tutur Yahdi.
• Jaimerson Xavier Antusias Hadapi Persija Jakarta di Laga Kedua Piala Presiden 2019
• Sambangi Tangsel Resmikan Masjid dan Lantik DPC PBB, Yusril Pakai Sarung dan Peci Tinggi
• Persib Kalah 2-3 dari Persebaya, Radovic Tidak Mau Salahkan Sebagian Pemain
Gerbong kereta tetap ramai meski kereta terus melaju.
Ada sejumlah penumpang yang bahkan enggan turun di stasiun tujuannya karena ingin tetap bertatap muka dengan Jokowi.
Yahdi merasa tak enak hati melihat Jokowi yang terus menerus diperebutkan penumpang. Akhirnya, dua stasiun dari Stasiun Depok, yaitu Stasiun Bojong, Yahdi memutuskan untuk turun dan berganti kereta, kembali menuju ke Stasiun Depok.
Meski singkat, pertemuannya dengan Jokowi kala itu menimbulkan kekaguman tersendiri untuk Yahdi. Yahdi terkejut sekaligus kagum, seorang Kepala Negara mau berdesakan dengan penumpang lainnya di KRL.
Apalagi, selama di kereta, Jokowi terlihat terus berdiri meski ia mendapat kesempatan untuk duduk.
"Ya surprise, juga kagum ya, beliau Kepala Negara masih mau rela merasakan bagaimana sih rasanya jadi penumpang KRL berdesak-desakan," tuturnya.
Yahdi mengatakan, fotonya bersama Jokowi di kereta menjadi kenang-kenangan yang akan terus ia simpan.