Pengamanan Gudang Logistik KPU Tangsel Longgar, Bawaslu Tegur Lewat Rekomendasi

Slamet memaparkan, meskipun tidak ada petunjuk teknisnya, namun idealnya setiap orang yang keluar masuk harus diperiksa.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Suasana pelipatan surat suara di Gudang Logistik KPU Tangsel, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (18/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, PONDOK AREN - Gedung logistik pemilu yang digunakan KPU Tangerang Selatan (Tangsel) di Gedung Serba Guna kecamatan Pondok Aren, tidak dijaga secara ketat.

Gedung yang juga digunakan untuk melipat surat suara itu, seperti tidak mendapat penjagaan khusus.

Pantauan TribunJakarta.com, pada Senin (18/3/2019), tiga pintu dibuka di gedung tersebut.

Namun penjagaan oleh polisi hanya di pintu utama. Dari pukul 15.00 - 19.00 WIB tidak terlihat Komisioner KPU Tangsel yang menjaga ataupun staff lainnya yang khsusus memperhatikan keamanan gedung.

Anak-anak pun bebas keluar masuk, tanpa ada pemeriksaan.

Mereka makan dan minum sambil menunggu orang tua mereka bekerja melipat suara.

Selain anak-anak, orang lain pun bisa saja masuk bebas tanpa ada penjagaan. Kekhawatiran akan keamanan logistik pemilu seperti tidak diindahkan.

Bawaslu Tangsel juga melihat hal yang sama soal longgarnya pengamanan gedung.

Alfredo Vera Beberkan Kesuksesan Bhayangkara FC Tampil Sempurna di Penyisihan Piala Presiden 2019

Batik Betawi Terogong Diharapkan Bisa Mendunia

Ruang Kerja Ketua Umum Disegal, PPP: Kami Hargai Keputusan KPK

Pihaknya bahkan sudah memberikan rekomendasi yang fungsinya seperti menegur pihak KPU sebagai penyelenggara pemilu.

"Kita sudah membuat rekomendasi, bahwa ketika keluar dan masuknya pekerja itu diharapkan dikroscek. Diperiksa secara lengkap," ujar Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan, Slamet Santosa di lokasi.

Slamet memaparkan, meskipun tidak ada petunjuk teknisnya, namun idealnya setiap orang yang keluar masuk harus diperiksa.

"Idealnya dijaga lengkap dari pintu utama. Jadi jika ada orang masuk diseleksi, dia membawa apa. Pas keluarnya juga diseleksi, dia membawa apa. Yang kami khawatirkan hanya, umpamanya ketika ada orang-orang yang jahil pulang bawa surat suara kan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved