Meski Belum Sesuai Aspirasi, Komunitas Ojol Setujui Tarif Ojek Online

Kendati keputusan itu belum sesuai dengan aspirasi yang disampaikan pihaknya yakni Rp 2.400 per km untuk tarif batas bawah.

Meski Belum Sesuai Aspirasi, Komunitas Ojol Setujui Tarif Ojek Online
Tribunnews.com
Ilustrasi Ojek Online 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM‎, PALMERAH - Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif bawah dan tarif atas untuk ojek online.

Keputusan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Mei 2019.

Tarif ojek online itu ditetapkan menjadi tiga zona.

Untuk zona I meliputi Jawa, Sumatera ‎dan Bali, selain Jabodetabek tarif batas bawah Rp 1.850 per km dan tarif batas atas Rp 2.300 per km.

Untuk wilayah Jabodetabek berada di zona II yakni Rp 2.000 per km untuk tarif batas bawah dan Rp 2.500 per km untuk tarif batas atas.

Zona III yakni wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua tarif batas bawah Rp 2.100 per km dan tarif batas atas Rp 2.600 per km.

Menanggapi keputusan itu, Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono menyambut baik hal tersebut.

Kendati keputusan itu belum sesuai dengan aspirasi yang disampaikan pihaknya yakni Rp 2.400 per km untuk tarif batas bawah.

"Yang diumumkan Kemenhub itu kan memang belum sesuai aspirasi kami. Aspirasi kami itu kan di tarif bawah itu Rp 2.400 atau masih selisih Rp 400 dengan yang diputuskan. Namun kami tetap menyambut positif," kata Igun saat dihubungi TribunJakarta.com, Senin (25/3/2019).

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved