Mengapa di Sumatera Barat Tidak Ada Toko Alfamart dan Indomaret? Ternyata Ini Jawabannya

Ia memastikan tidak akan memberikan izin kepada jaringan waralaba Indomaret dan Alfamart untuk membuka gerainya di Kota padang.

Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Lintang, kasir Alfamart di Jalan Purnawarman, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat (1/3/2019). 

Di Provinsi Ini Ternyata Tidak Ada Satupun Indomaret dan Alfamart, Kenapa? Ini Alasan Sebenarnya

TRIBUNJAKARTA.COM- Di kota besar maupun daerah kecil biasanya sangat ditemui gerai Alfamart maupun Indomaret.

Namun ternyata khusus daerah Minang, Sumatera Barat ternyata tak bisa ditemukan satupun gerai Alfamart dan Indomaret tersebut.

Hal ini menjadi tanda tanya mengingat daerah Minang adalah salah satu tempat yang cukup menarik bagi wisatawan untuk berkunjung.

Suasana Indomaret Bonie Soak Sukabangun di Jalan Soak Permai Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang. (SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO)
Suasana Indomaret Bonie Soak Sukabangun di Jalan Soak Permai Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang. (SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO) ()

Alasan kenapa di kota besar seperti Bukittinggi, Padang dan daerah sekitarnya tak ada satupun minimarket waralaba seperti Alfamart, Indomaret, Lawson maupun 7Eleven ternyata memiliki tujuan tersendiri.

Ternyata toko retail 'raksasa' tersebut tidak diizinkan oleh pemerintah daerah masuk ke Sumatera Barat.

Pemda setempat memang melarang minimarket waralaba tersebut beroperasi, sebab ada kekhawatiran keberadaanya dapat mematikan keberadaan pedagang tradisional.

Hal tersebut pernah dikemukakan oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Ia memastikan tidak akan memberikan izin kepada jaringan waralaba Indomaret dan Alfamart untuk membuka gerainya di Kota padang.

Menurut dia, kehadiran kedua waralaba tersebut dapat merusak ekonomi daerah nantinya.

"Indomaret dan Alfamart tidak dikeluarkan izinnya karena akan merusak ekonomi daerah," kata Mahyeldi beberapa waktu lalu.

Dengan suasana toko yang modern, terang, ber-AC, barang yang tertata apik, aneka barang yang cukup lengkap, dan harga jual yang pasti, tentunya membuat orang lebih suka berbelanja di minimarket waralaba tersebut.

Minimarket waralaba sering dituding sebagai penyebab warung-warung atau toko kelontong menjadi sepi pembeli.

Hukum alam pun berlaku bahwa yang kuat yang akan menang, yang kalah akan tersisih.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved