Usmayadi Imbau Pihak Sekolah di Jakarta Timur Turut Membantu Menekan Kasus DBD

Imbauan ini, ia berikan untuk kepala sekolah, guru dan para siswa agar terus menjaga lingkungannya secara berkelanjutan, guna menekan angka kasus DBD.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Usmayadi di SDN 09, Makasar, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Usmayadi, mengimbau pihak sekolah untuk membantu menekan angka kasus DBD (Demam Berdarah Dengue).

Hal itu ia sampaikan saat monitoring PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) di SDN 09, Makasar, Jakarta Timur.

Usmayadi bersama Camat Makasar, Kamal Alatas dan Lurah Pinang Ranti, Haris melakukan monitoring jentik nyamuk di lokasi tersebut.

"Hari ini saya baru saja memimpin monitoring pelaksanaan PSN 3M Plus di RW 5 Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar. Bersama kader jumantik saya monitoring SDN 09. Saya mengimbau kepada pihak sekolah  untuk mendukung Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam menekan angka kasus DBD di wilayah Jakarta Timur," katanya, Jumat (5/4/2019).

Imbauan ini, ia berikan untuk kepala sekolah, guru dan para siswa agar terus menjaga lingkungannya secara berkelanjutan, guna menekan angka kasus DBD.

Usmayadi meninjau jentik nyamuk di SDN 09, termasuk pada bagian kolam ikan di sekolah tersebut.

Kurangnya Minat Baca Warga, Perpustakaan di Kelurahan Kebon Sirih Sepi

31 TPS di Jakarta Barat Masuk Kategori Rawan

Kemenko Polhukam Mengadakan Rakor Bahas Kesiapan Akhir Pemilu 2019

Saat di lokasi kolam, Usmayadi sempat mengira anak ikan sebagai jentik nyamuk.

"Setelah melakukan monitoring di WC Siswa, lahan kosong, dan kolam ikan, tadi saya menemukan jentik, setelah saya lihat kembali dan dijelaskan oleh Kepala Sekolah SDN 09 Pinang Ranti ternyata itu anak ikan yang baru lahir," lanjutnya.

Terhitung dari Januari 2019, terdapat satu kasus DBD.

Untuk itu, Usmayadi juga berpesan untuk masyarakat agar secara bersama-sama menekan angka kasus DBD.

Dengan mewajibkan tiap rumah menjadi satu kader jumantik.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved